Penahkah kamu mencoba menahan napas? Berapa lama kamu dapat bertahan?
Pasti hanya beberapa detik bukan?
Mengapa ya kita tidak bisa berhenti bernapas lebih lama?
Semua makhluk hidup bernapas sepanjang hidupnya.
Melalui proses pernapasan, tubuh kita mendapatkan oksigen yang diperlukan agar proses metabolisme dapat berlangsung. Dalam proses metabolisme, Oksigen merubah nutrisi dari makanan menjadi energi, dan tanpa oksigen proses metabolisme tidak dapat terjadi. Oleh karena itulah, jika tidak dapat bernapas selama beberapa menit saja seseorang bisa meninggal. Kalaupun tidak meninggal, kemungkinan dapat mengalami kerusakan otak yang dapat menyebabkan orang tersebut tidak dapat beraktivitas dengan normal sepanjang sisa hidupnya.![]() |
| Mengenal Organ Pernapasan Manusia |
- Hidung;
- Tekak (faring);
- Pangkal tenggorok (laring);
- Batang tenggorok (trakea);
- Bronkus;
- Bronkiolus; dan
- Paru-paru.
Selanjutnya mari kita bahas, fungsi setiap oragan pernapasan, satu persatu!
1. Hidung
- Udara yang masuk ke paru-paru menjadi lebih bersih karena terlebih dahulu disaring oleh bulu-bulu hidung dan selaput lendir.
- Udara yang masuk telah mengalami penyesuaian suhu sehingga lebih sesuai dengan panas tubuh kita.
- Udara yang masuk ke paru-paru mengalami penyesuaian kelembapan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
2. Faring
Faring, adalah bagian tubuh yang berperan pada proses pencernaan makanan dan pernapasan. Faring adalah bagian
yang menghubungkan mulut dan hidung ke kerongkongan dan laring. Kerongkongan
adalah bagian dari sistem pencernaan, dan laring adalah bagian dari sistem
pernapasan.
Kerongkongan
adalah bagian dari sistem pencernaan, berupa tabung yang mengarah ke lambungletaknya
ada di belakang trakea, atau tenggorokan. Laring adalah struktur di bagian atas
trakea. Di bagian atas laring terdapat lipatan jaringan yang disebut epiglotis.
Saat makanan berjalan dari mulut ke faring, epiglotis akan menutupi laring, sehingga,
makanan tidak masuk ke tenggorokan dan masuk ke paru-paru, tetapi ke
kerongkongan dan masuk ke lambung.
Di bagian
belakang hidung dan mulut terdapat kumpulan jaringan yang disebut amandel. Organ
ini melindungi tubuh dari partikel asing yang masuk melalui hidung atau mulut.
Fakta bahwa
mulut dan hidung terhubung ke faring ternyata sangat membantu pada tubuh kita. Mengapa?
Hal ini memungkinkan kita untuk bernapas baik melalui hidung maupun mulut. Sistem
tersebut juga membantu orang yang sakit dan tidak bisa tidak bisa makan melalui
mulut. Dokter dapat memasukkan tabung ke perut melalui hidung.
Subhanalloh, desain Alloh memang sangat luar biasa!!!
4. Trakea/ Tenggorokan
Ujung bawah trakea (tenggorokan) membelah membentuk bronkus utama kanan dan kiri. Bronkus membagi untuk membentuk tabung yang lebih kecil dan lebih kecil yang disebut bronkiolus. Ujung terkecil setiap bronkiolus bermuara di alveoli, yaitu kantung udara kecil yang terhubung ke pembuluh darah. Di alveolus (bentuk jamak dari alveoli), oksigen dari udara yang kita hirup ke paru-paru kita dipindahkan ke dalam darah. Darah kemudian membawa oksigen ke seluruh tubuh, ke semua bagian tubuh yang membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Tanpa bronkus, udara tidak akan pernah masuk ke paru-paru, dan oksigen tidak akan pernah masuk ke tubuh kita.
Sistem pernapasan di tubuh kita terdiri atas:
- Hidung;
- Tekak (faring);
- Pangkal tenggorok (laring);
- Batang tenggorok (trakea);
- Bronkus;
- Bronkiolus; dan
- Paru-paru.
7. Paru-paru
Beberapa hal keren tentang paru-paru
- Kamu menghirup sekitar 11.000 liter udara setiap hari.
- Saat berolahraga, Kamu menghirup lebih banyak udara untuk mengirim oksigen ke otot-otot yang Kamu gerakkan.
- Rata-rata, orang dewasa bernapas antara 12 dan 20 kali per menit saat beristirahat. Gunakan pengatur waktu untuk memeriksa berapa kali Kamu bernapas saat beristirahat, dan saat Kamu baru saja berolahraga.











