This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label panas. Show all posts
Showing posts with label panas. Show all posts

Matahari, Bola Panas Raksasa



Massa: 333 ribu kali massa Bumi

Diameter: 109 kali diameter Bumi

Suhu: 5.500 derajat C (10.000 derajat F) di permukaan

Jarak dari Bumi: 150 juta kilometer (93 juta mil)

Umur: 4,5 miliar tahun


Seperti apa Matahari?

Matahari adalah pusat Tata Surya kita. Semua planet di Tata Surya mengorbit mengelilingi Matahari. Matahari dan Tata Surya mengorbit di sekitar pusat Galaksi kita, Bima Sakti. Meskipun Matahari adalah bintang yang relatif kecil di alam semesta, ia sangat besar dibandingkan benda lain dalam tata surya kita. Bahkan dengan planet gas raksasa seperti Jupiter dan Saturnus matahari masih jauh lebih besar, Matahari memiliki 99,8% dari semua massa di tata surya. 

Matahari terdiri dari gas hidrogen dan helium yang sangat panas. Hidrogen membentuk sekitar 74% massa Matahari. Di pusat Matahari, atom hidrogen, di bawah tekanan gravitasi yang hebat, menjalani proses yang disebut fusi nuklir dan diubah menjadi atom helium. Proses fusi nuklir menghasilkan sejumlah besar panas yang menyebabkan radiasi termasuk sinar matahari yang mencapai bumi.

Matahari adalah sumber energi utama di Tata Surya dan kehidupan di Bumi. Tumbuhan memanfaatkan energi dari Matahari untuk fotosintesis. Fotosintesis menghasilkan energi yang kemudian berpindah dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain melalui rantai makanan, jadi pada prinsipnya energi yang diperoleh tubuh kita bersumber dari matahari. Bahkan energi yang kita peroleh dari bahan bakar fosil seperti minyak berasal dari Matahari. Kita juga bisa menggunakan sel surya untuk mengubah energi dari matahari langsung menjadi listrik.


Bagaimana kita tahu tentang Matahari?

Matahari telah dipelajari oleh manusia, ilmuwan, dan astronom sejak manusia ada. 

Pada abad 16 dan 17, astronom seperti Galileo dan Isaac Newton mulai mempelajari Matahari dan mengetahui bahwa planet mengorbit Matahari karena gravitasi. 

Pada awal tahun 1900-an, Albert Einstein menggunakan rumus E = MC ^ 2 untuk menjelaskan bagaimana Matahari menghasilkan begitu banyak energi. 

Pada 1920, Arthur Eddington menjelaskan bagaimana tekanan intens di pusat Matahari dapat menghasilkan fusi nuklir dan, pada gilirannya, menghasilkan panas dan energi dalam jumlah besar. 

Sejak 1959 banyak misi luar angkasa telah mengamati dan mempelajari Matahari, angin surya, dan bintik matahari untuk memberi kita lebih banyak informasi tentang Matahari dan pusat raksasa Tata Surya ini. 


Fakta Menarik Tentang Matahari

  1. Matahari secara resmi diklasifikasikan sebagai bintang deret utama tipe-G. 
  2. Jarak Matahari ke Bumi digunakan untuk satuan pengukuran standar yang disebut Satuan Astronomi (au). 
  3. Matahari telah disembah sebagai dewa oleh banyak budaya termasuk dewa Matahari Mesir Kuno Ra. 
  4. Matahari mengorbit pusat Bima Sakti. Dibutuhkan antara 225 juta dan 250 juta tahun bagi Matahari untuk menyelesaikan orbitnya melalui Bima Sakti. 
  5. Matahari diperkirakan akan tetap stabil selama 5 miliar tahun ke depan. Atmosfer luar 
  6. Matahari terus menerus melepaskan aliran partikel bermuatan yang disebut Angin Matahari.
Sumber : https://www.ducksters.com/science/sun.php

Mengenal Energi Panas

Mengenal Energi Panas
Pemanfaatan kalor

Pernnahkah kalian mengamati peristiwa-peristiwa seperti pada gambar di atas?

Mengapa baju dan gabah yang dijemur menjadi kering? Bagaimana bahan makanan yang dimasak menggunakan kompor menjadi matang? Bagaimana pula dengan baju yang di setrika? Mengapa bisa berubah menjadi licin? 

Peristiwa-peristiwa di atas dapat terjadi karena pengaruh kalor. 

Kalor atau Energi Panas adalah perpindahan energi dari satu benda ke benda lain karena perbedaan suhu. Panas dapat diukur dalam joule, BTU (British thermal unit), atau kalori. Panas dan suhu berhubungan erat, tetapi keduanya bukanlah hal yang sama. Temperatur suatu benda ditentukan oleh seberapa cepat molekulnya bergerak. Semakin cepat molekul bergerak, semakin tinggi suhunya. Kita katakan benda yang memiliki suhu tinggi itu panas dan benda dengan suhu rendah itu dingin.


Perpidahan Panas

Perpindahan panas terjadi ketika dua benda digabungkan atau saling bersentuhan. Saat bersentuhan molekul kedua benda/ zat akan mentransfer energi yang disebut panas. Mereka akan mencoba sampai pada titik di mana keduanya memiliki suhu yang sama. Ini disebut ekuilibrium. Panas akan mengalir dari benda yang lebih panas ke yang lebih dingin. Molekul pada benda yang lebih dingin akan melambat dan molekul di benda yang lebih dingin akan semakin cepat. Akhirnya mereka akan sampai pada titik di mana mereka memiliki suhu yang sama. Tanpa kita sadari, peristiwa semacam ini terjadi sepanjang waktu di sekitar kita. Misalnya, saat Anda mengambil es batu dan memasukkannya ke dalam segelas teh hangat. Es batu akan menjadi lebih hangat dan meleleh, sedangkan air teh akan menjadi dingin.


Benda Mengembang karena Pengaruh Panas

Ketika suatu benda menjadi lebih panas, benta itu akan mengembang, atau menjadi lebih besar dari ukuran semula. Pada saat yang sama, ketika sesuatu menjadi lebih dingin, benda itu akan menyusut. Sifat benda tersebut dimanfaatkan untuk membuat termometer merkuri. Garis di termometer sebenarnya adalah merkuri cair. Saat cairan semakin panas, ia akan mengembang dan naik di dalam termometer untuk menunjukkan suhu yang lebih tinggi. Pemuaian dan kontraksi karena suhulah yang memungkinkan termometer bekerja.


Konduksi Panas

Ketika panas berpindah dari satu objek ke objek lainnya, ini disebut konduksi. Beberapa bahan menghantarkan panas lebih baik daripada yang lain. Logam, misalnya, adalah konduktor panas yang baik. Kami menggunakan logam dalam panci dan wajan untuk memasak karena akan memindahkan panas dari api ke makanan kami dengan cepat. Kain, seperti selimut, bukanlah konduktor panas yang baik. Karena bukan konduktor yang baik, selimut bekerja dengan baik untuk membuat kita tetap hangat di malam hari karena tidak akan mengalirkan panas dari tubuh kita ke udara dingin.


Kalor dan Perubahan Wujud Benda

Panas berdampak pada wujud benda. Wujud benda dapat berubah karena pengaruh panas atau suhu. Ada tiga wujud benda bergantung pada suhunya, yakni: padat, cair, dan gas. Misalnya, jika air dingin dan molekulnya bergerak sangat lambat, air akan menjadi padat (es). Jika sedikit menghangat, es akan mencair dan air menjadi cair. Jika Kamu menambahkan banyak energi panas ke air, molekul akan bergerak sangat cepat dan menjadi gas (uap).

Sifat panas yang dapat merubah wujud benda inilah yang dimanfaatkan saat kita menjemur pakaian, ikan, gabah, dan bahan-bahan lainnya. Saat kita jemur, bahan-bahan tersebut terkena panas matahari, akibatnya, air yang terkandung dalam bahan-bahan tersebut akan berubah wujud menjadi uap air. Uap air lebih ringan sehingga akan membumbung ke bagian atmosfer yang lebih tingga. Karena kandungan air berkurang, maka barang-barang yang kita jemur menjadi kering.