This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Cover Buku dan Bagian-bagiannya
Referensi:
Organ Gerak Hewan dan Fungsinya
Semua makhluk hidup bergerakan, karena itu merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Hewan, dapat bergerak lebih bebas. Tumbuhan, meskipun tidak terlihat bergerak, juga sebanarnya melakukan gerakan, walaupun gerakan tersebut agak sulit diamati. Kemampuan untuk bergerak ini juga digunakan sebagai kriteria untuk membedakan tumbuhan dan hewan. Gerakan pada tumbuhan umumnya itu tidak selalu terlihat., sedangkan hewan memiliki alat gerak tertentu.
Gerak, adalah perubahan posisi sebagian tubuh saja, seperti gerak batang menuju cahaya pada tumbuhan. Gerak berpindah dari satu tempat ke tempat lain disebut dengan locomotion. Gerakan tersebut melibatkan gerakan seluruh tubuh, seperti berjalan, berlari, berenang atau terbang.
Coba saksikan video mengenai organ gerak hewan berikut ini:
Tujuan Gerak pada Hewan
Mengapa hewan membutuhkan alat gerak? Bergerak membantu hewan dalam banyak hal. Hewan harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari makanan karena mereka heterotrofik (makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri). Organ gerak membantu hewan untuk bergerak mencari makanan. Organ gerak memungkinkan hewan untuk berpindah dari tempat atau lingkungan yang tidak menguntungkan ke tempat atau lingkungan yang menguntungkan. Organ gerak juga membantu hewan untuk melarikan diri dari musuh dan pemangsa mereka. Selain itu, hewan juga perlu bergerak untuk membantu mereka menemukan pasangan, sehingga mereka dapat bereproduksi dan pindah ke daerah yang menguntungkan untuk bertelur atau membesarkan anak-anaknya.
Hewan bergerak dengan beberapa tujuan, antara lain:
- Untuk mencari makanan.
- Untuk melarikan diri dari musuh dan predator.
- Untuk pindah ke lingkungan yang menguntungkan.
- Untuk bereproduksi.
Organ Gerak Pada Hewan
Organ Gerak pada Hewan Bersel Satu
Amuba bergerak dengan mengeluarkan kaki semu-nya yang disebut pseudopodia. Pseudopodia memindahkan posisi mereka sesekali, dan menghasilkan perpidahan tempat. Jenis penggerakan ini dikenal sebagai amoeboid. Perhatikan bagaimana amoeba bergerak, pad video di bawah ini!
Paramecium memiliki ratusan rambut halus yang disebut silia. Silia bergerak bersama seperti dayung perahu.
Pada hewan bersel satu lain, yakni Euglena ditemukan satu rambut cambuk yang disebut flagel. Gerakan terjadi dengan gerak seperti mencambuk pada flagel.
Organ Gerak Pada Hewan Multiseluler
Video di atas menunjukkan gerakan pada hewan multiseluler sederhana, yaitu Hydra. Pada salah satu ujung tubuh Hydra terdapat mulut. Mulut tersebut dikelilingi oleh sejumlah tentakel. Hydra menggunakan tentakelnya untuk "berjalan" seperti yang ditunjukkan pada video. Gerakan tersebut disebabkan oleh kontraksi dan relaksasi sel-sel tubuh, sedangkan gerak berpindah tempat disebabkan oleh gerakan bergelung dan menjentik, seperti pada ulat kilan/ ulat jengkal.
Organ Gerak Pada Serangga
Serangga termasuk hewan avertebrata (juga disebut invertebrata). Gerakan pada serangga tidak melibatkan rangka seperti pada manusia atau hewan vertebrata). Kebanyakan serangga, biasanya memiliki dua pasang sayap dan tiga pasang kali. Kedua organ tersebut lah yang membantu serangga dalam penggerak. Kaki serangga digunakan untuk berjalan, melompat, memanjat, bertarung, juga memegang makanan. Serangga bersayap, menggunakan sayap mereka untuk terbang dan berpindah tempat dengan cepat.
Ikan memiliki sirip dan ekor di tubuhnya. Kedua organ itulah yang membantu dalam berenang di air. Beberapa ikan, seperti ikan katak, menggunakan sirip mereka untuk "berjalan" di dasar laut.
Organ Gerak pada Katak
Pada katak, tungkai belakang dengan kaki berselaput membantu hewan tersebut dalam bergerak. Kaki belakang mereka yang panjang, mampu mendorong dengan kuat, sehingga memungkinkan katak untuk melompat. Selaput yang ada pada kaki, sangat berguna saat katak berenang di dalam air.
Organ Gerak pada Ular
Ular bergerak dengan cara merayap di permukaan tanah. Organ gerak ular berupa rangka dalam yang didukung otot perut. Saat bergerak tubuh ular akan meliuk ke kanan dan ke kiri, karena gerakan otot perut tersebut. Tubuh ular yang ditutupi dengan sisik yang juga membantu mereka dalam bergerak, karena meningkatkan gaya gesek, sehingga ular dapat mengatur gerakan tubuhnya dengan baik.
Organ Gerak pada Burung
Burung menggunakan otot dada yang kuat untuk mendorong atau menarik sayapnya. Sayap membantu dalam terbang. Pada burung air, terdapat kaki berselaput, yang membantu mereka berenang.
Hewan vertebrata (ikan, katak, kadal, burung dan mamalia), memiliki kerangka keras yang disebut endoskeleton di dalam tubuhnya. Endoskeleton terdiri dari tulang dan tulang rawan. Selain itu, ada otot, dan ini melekat pada tulang. Otot menarik tulang dan membuatnya bergerak.
Organ Gerak pada Kadal
Organ gerak kadal berupa kaki dan ekor. Kaki digunakan untuk berjalan, atau berlari, sedangkan ekor berguna untuk menjaga keseimbangan saat memanjat pohon.
Organ Gerak pada Mamalia
Kambing, Mamalia, seperti harimau dan gajah, menggunakan kaki belakang dan kaki depan untuk bergerak. Hewan sejenis kera, menggunakan lengan mereka untuk memanjat, berayun dari pohon ke pohon, dan meraih makanan, Sementara mamalia air seperti paus dan lumba-lumba bergerak dengan alat gerak yang menyerupai ikan, yakni berupa sirip.
Referensi:
https://www.practically.com/studymaterial/blog/docs/class-6th/biology/body-movementsa/
Gambar Ilustrasi Ragam Contoh dan Cara Membuatnya
![]() |
| Gambar Ilustrasi, Ragam. Contoh dan Cara Membuatnya |
Saat membaca buku atau sebuah laman di Internet, tentu kalian sering melihat gambar-gambar di samping teks yang kalian baca, seperti pada gambar di atas. Gambar-gambar semacam itu disebut gambar ilustrasi. Gambar ilustrasi adalah gambar yang mendukung isi sebuah bacaan atau teks. Tujuan gambar ilustrasi adalah untuk menerangkan, dan memperjelas isi teks bacaan, sekaligus memperindah tampilan buku atau bacaan sehingga lebih menarik untuk dibaca. Gambar yang digunakan sebagai ilustrasi ada yang berupa foto dan ada pula yang berupa gambar tangan. Penggunaan jenis gambar ilustrasi, disesuaikan dengan kebutuhan dan isi teks atau bacaan.
Objek gambar ilustrasi dapat berupa gambar manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan serta benda-benda yang ada di sekitar kita. Pemilihan objek gambar tersebut harus disesuaikan dengan isi bacaan.
Gambar ilustrasi memang sangat beragam. Beberapa jenis gambar ilustrasi adalah: komik, cerita bergambar (cergam), pamflet, kartun, cover, dan karikatur. Tahukah kamu perbedaan ragam gambar-gambar tersebut?
1. Komik![]() |
| Contoh Komik |
4. Kartun
![]() |
| Contoh kartu ucapan dengan dengan ilustrasi kartun |
5. Karikatur
1. Menentukan gagasan
Gagasan untuk gambar ilustrasi tentu harus bersumber dari bacaan. Setelah menentukan gagasan, kita dapat menentukan adegan apa yang akan digambar, siapa saja tokohnya, bagaimana suasananya, serta media apa yang akan digunakan.
2. Membuat sketsa
Sketsa adalah rancangan gambar yang dibuat sesuai dengan gagasan. Sketsa gambar biasanya dibuat dengan pensil, sehingga nantinya dapat dihapus jika salah atau sudah tidak dibutuhkan. Saat membuat sketsa kita harus berhati-hati. Penting untuk memperhatikan bagaimana tata letak dan ukuran objek yang akan digambar.
3. Melakukan pewarnaan
Setelah sketsa selesai dibuat, kamu dapat mewarnainya gambar tersebut. Pewarnaan dapat dilakukan dengan memberi warna sesuai dengan aslinya, atau berdasarkan imajinasi sendiri.
Macam Kelainan pada Otot
Sebagai organ gerak aktif otot kita tentu terus bekerja. Tidak jarang otot juga mengalami gangguan karena berbagai sebab. Beberapa gangguan yang dapat terjadfi pada otot antara lain:
- KramBanyak orang mengalami kram (kejang otot) saat latihan (berolah raga). Jika hal tersebut terjadi tentu akan menghambat pencapaian hasil latihan yang diharapkan. Mengapa kram dapat terjadi?
Penyebab KramKram merupakan kontraksi singkat yang muncul secara tiba-tiba dan terasa sakit sekali pada otot. Kram sering dialami orang yang melakukan olah raga berat. Penyebab pasti mengapa kram terjadi, belum diketahui dengfan pasti. Beberapa pakar berpendapat kram terjadi karena krangnya pemanasan/ peregangan sebelum berolah raga. Pakar lain berpendapat, kram merupakan salah satu tanda tubuh mengalami dehidrasi. Ada juga pakar yang percaya penyebab kram adalah penurunan kadar garam dan mineral penting dalam tubuh.
Cara Mencegah Kram
Salah satu cara terbaik mencegah kram adalah melakukan peregangan atau pemanasan sebelum berolah raga. Peregangan meningkatkan kesehatan dan kelenturan otot kita, sehingga tidak mudah mengalami kram. - Nyeri Otot
Nyeri otot atau sering disebut mialgia dapat merupakan gejala dari banyak pengakit atau gangguan pada tubuh, namun dapa juga disebabkan penggunaan otot yang salah atau berlebihan, misalnya akibat melakukan olah raga atau pekerjaan yang berat. Namun, nyeri otot juga dapat terjadi akibat kurang tidur, kekuranggan vitamin, atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu. - Tendinitis
Tendinitis merupakan peradangan pada tendon.Tendon merupakan penghubung otot dengan tulang. Radang tendon dapat terjadi karena olah raga yang berlebihan atau gerakan yang dilakukan berulang-ulang. - Tetanus
Tetanus disebabkan oleh gangguan bakteri Clostridium tetani. Racun tetanospasmin yang dihasilkan bakteri tersebut menyebabkan urat saraf dan otot menjadi kaku, akibatnya rahang mengunci(lockjaw), punggung melengkung, kejang dan mengalami gangguan pernapasan.
Penyakit Tetanus Bakteri tetanus banyak ditemukan di tanah, kotoran manusia, juga kotoran hewan. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka akibat tertusuk paku atau jarum, kecelakaan lalu lintas, terbakar, digigit hewan, atau penggunaan alat yang tidak steril pada bayi.Mencegah Tetanus melalui vaksinasi jauh lebih baik daripada mengobatinya. Di Indonesia vaksin tetanus termasuk imunisasi wajib yang harus diebrikan secara berkala sejak bayi.
Selain imunisasi, karena titanus masuk melalui luka, sebaiknya bersihkan luka dengan baik, untuk mencegah penularan penyakit tersebut. - Distrofi OtotDistrofi otot adalah penyakit generatif yang menyebabkan otot menjadi lemah, mengecil, dan kehilangan fungsinya. Distrofi otot dapat dialami oleh anusia pada semua golongan usia, tetapi umumnya, penyakit ini muncul sejak masa kanak-kanak. Pada kondisi yang parah, penderita distrofi otot dapat kehilangan kemampuan berjalan, berbicara, atau merawat diri.
- Hipertrofi OtotHipertrofi merupakan kebalikan dari atrofi. Pada penderita hipertrofi, otot menjadi lebih besar dan lebih kuat. Hal iini terjadi karena aktivitas otot yang berlebihan, (bekerja atau latihan olah raga). Sebenarnya hipertrofi tidak enimbulkan gangguan kesehatan, bahkan untuk olah raga binaraga, hal ini merupakan hal yang baik.
Bagaimana Menjaga Ototmu Tetap Sehat
Soal Latihan Kelas 5 Tema 1 Subtema 3
![]() |
| Soal Latihan Kelas 5 Tema 1 Subtema 3 |
Pelajari buku kelas 5. tema 1 "Organ Gerak Hewan dan Manusia" subtema 3 "Lingkungan dan Manfaatnya", kemudian kerjakan soal-soal latihan di bawah ini!
SOAL LATIHAN TEMA 1 SUBTEMA 3
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
- Bacalah teks di bawah ini, kemudian tentukan ide pokok masing-masing paragraf!

Soal Latihan Tema 1 Subtema 3 - Buatlah sebuah paragraf dengan ide pokok: "Jenis pekerjaan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut"!
- Sebutkan 5 kelainan tulang dan penyebabnya!
- Sebutkan 4 kelainan otot dan penyebabnya!
- Sebutkan 5 cara mencegah terjadinya kelainan pada organ gerak!
- Jelaskan apa yang dimaksud dengan komik!
- Perhatikan gambar di bawah ini!
- Apa fungsi teks yang ada dalam komik?
- Sebutkan ciri-ciri komik!
- Buatlah sebuah komik yang berhubungan dengan materi yang kamu pelajari pada tema 1 kelas 5 (tema bebas)!
- Sebutkan 3 dampak positif kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan!
- Sebutkan 3 dampak negatif kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan!
- Sebutkan 5 dampak dampak kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim terhadap budaya masyarakat!
- Sebutkan 5 dampak dampak kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim terhadap transportasi masyarakat!
- Sebutkan 3 perilaku yang mencerminkan sila pertama Pancasila!
- Sebutkan 3 perilaku yang mencerminkan sila ke-2 Pancasila!
- Sebutkan 3 perilaku yang mencerminkan sila ke-3 Pancasila!
- Sebutkan 3 perilaku yang mencerminkan sila ke-4 Pancasila!
- Sebutkan 3 perilaku yang mencerminkan sila ke-5 Pancasila!
- Sebutkan 3 contoh kegiatan kegiatan pengambilan keputusan yang sesuai dengan Pancasila!
Macam Kelainan pada Tulang
Beberapa kelaian atau gangguan yang dapat menyebabkan organ gerak pasif di tubuh kita (tulang) antara lain:
- Fraktura/ patah tulangFraktura atau Patah tulang adalah kondisi terputusnya keutuhan susunan tulang pada tubuh manusia. Fraktura atau patah tulang dapat terjadi akibat kecelakaan, misalnya terjatuh dan tulang kita terbentur benda yang keras atau jatuh dari motor atau mobil.Fraktura dibedakan menjadi fraktura tertutup dan fraktura terbuka. Fraktura tertutup adalah patah tulang yang tidak sampai merobek kulit atau otot. Fraktura terbuka adalah patah tulang yang sampai menembus atau merobek kulit atau otot.

Fraktura/ patah tulang - Fisura/ Retak Tulang
Fisura adalah kerusakan tulang berupa retakan. Terjadinya fisura juga biasanya akibat kecelakaan. - OsteoporosisOsteoporosis adalah kerusakan pada tulang yang terjadi akibat pengeroposan tulang. Sel-sel tulang hilang secara berlebihan, sehingga tidak sepadat semula dan terdapat rongga pada tulang, akibatnya tulang menjadi lemah dan tidak tekanan, benturan atau cedera (tulang mudah patah). Orang yang mengalami pengeroposan tulang sering kali gerakannya menjadi terbatas karena akan timbul rasa nyeri saat bergerak, bahkan dapat menyebabkan perubahan bentuk tubuh.
Osteoporosis dapat dialami oleh pria maupun wanita, dan menjelang lanjut usia, resiko mengalami osteoporosis semakin besar, karena tubuh sudah tidak dapat menyerap dan menggunakan kalsium dengan normal. Selain itu ada juga faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena osteoporosis. Faktor-faktor resiko pengeroposan tulang antara lain: usia, keturunan, jenis kelamin, merokok, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, kurangnya asupan kalsium dan vitamin D, serta kurangnya olah raga.Jenis kelamin menjadi faktor resiko osteoporis. Wanita memiliki resiko lebih besar untuk terkena osteoporosis karena kepadatan tulang wanita lebih rendah dibandingkan pria, selain itu, wanita cenderung hidup lebih lama, sedangkan resiko osteoporosis meningkat seiring bertambahnya usia.
- Lordosis
Lordosis adalah kelainan tulang dimana tulang belakang melengkung ke dalam pada daerah lumbalis, sehingga mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang. Kelainan tulang tersebut dapat disebabkan posisi duduk yang salah.
Kelainan Tulang Belakang - Skoliosis
Skoliosis adalah kelainan tulang dimana tulang belakang melengkung ke samping. Seperti kifosis, skoliosis juga dapat disebabkan posisi duduk yang salah. - Kifosis
Lordosis adalah kelainan tulang yang menyebabkan tulang belakang bagian bawah (tepat di atas bokong) sangat melengkung ke arah dalam. Kondisi tersebut dapat menyebabkan nyeri punggung bawah.
Kifosis dapat disebabkan karena osteoporosis, kegemukan/ obesitas, kehamilan, juga postur tubuh yang buruk saat duduk atau mengangkat benda berat.
Bagaimana Tubuh Kita Bisa Bergerak?
Kompetensi:
3.1 Menjelaskan
alat gerak dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan
alat gerak manusia.
Sebelum kita mulai elajar tentang oragan gerak, perhatikan gambar di bawah ini!
![]() |
| Bagaimana Tubuh Kita Bisa Bergerak? |
Aktivitas apa yang sedang dilakukan orang-orang pada gambar di atas? Iya, benar! Gotong-royong. Gotong royong merupakan tradisi bangsa Indonesia yang mencerminkan nilai Pancasila sila ke 5. Selain membuat pekerjaan yang berat menjadi ringan, dengan bergotong-royong, persatuan dan kesatuan di antara warga masyarakat akan semakin terjalin. Apakah kalian pernah ikut dalam kegiatan gotong royong?
Saat bergotong-royong seperti yang dicontohkan dalam gambar kita akan banyak bergerak. Kamu dapat bergerak berkat beberapa bagian tubuhmu bergotong-royong/ bekerja sama membentuk sistem gerak juga lho!
Bagaimana tubuh
kita bisa bergerak?
Mari kita
pelajari bersama, melalui video berikut ini!
Jadi bagaimana tubuh kita dapat bergerak? Kita dapat bergerak berkat kerja sama tulang dan otot. Bergerak adalah kegiatan berpindah tempat atau berubah posisi baik sebagian atau seluruh tubuh.
Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Manusia punya kesamaan dengan hewan dalam bergerak. Manusia dan hewan menggunakan organ gerak untuk bergerak, seperti berlari, berjalan, memanjat, hingga banyak gerakan lain. Kesamaan lainnya antara manusia dan hewan adalah alat gerak yang dibagi menjadi dua, yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
Tulang disebut sebagai alat gerak pasif karena tulang tidak bisa bergerak sendiri. Sedangkan otot merupakan alat gerak aktif karena otot bisa menggerakkan tulang.
Soal Tematik Kelas 5 Semester 1 Tema 1
Mengenal Lebih Dekat Tengkorak Kita
Tengkorak adalah istilah yang biasa kita gunakan untuk menyebut rangka kepala kita. Tengkorak kita melindungi bagian terpenting dari tubuh kita, yaitu otak. Tengkorak sebenarnya terdiri dari beberapa tulang yang berbeda. Sebagian tulang tengkorak ini melindungi otak, sedangkan yang lain membentuk struktur wajah kita.
Dan meskipun kita tidak dapat melihatnya, tulang terkecil di seluruh tubuh kita juga ada di kepala. Tulang tersebut adalah tulang sanggurdi yang terletak di belakang gendang telinga. Panjangnya hanya sekitar 2,5 hingga 3,3 milimeter. Hal unik yang laindari rangka kepala kita adalah, bahwa tulang rahang bawah kita adalah satu-satunya tulang di kepala kita yang bisa kita gerakkan, membuka dan menutup sehingga kita bisa berbicara dan mengunyah makanan.
Tahukah kamu? tengkorak kita berbeda dengan yang kita punya saat masih bayi. Semua bayi dilahirkan dengan ruang di antara tulang-tulang di tengkorak mereka. Ini memungkinkan tulang bergerak, menutup, dan bahkan tumpang tindih saat bayi melewati jalan lahir. Saat bayi tumbuh, ruang antara tulang perlahan menutup dan menghilang.
Referensi:
Bagaimana Menjaga Ototmu Tetap Sehat
![]() |
| Bagaimana Menjaga Ototmu Tetap Sehat |
Otot adalah bagian yang sangat penting dari tubuh kita. Di dalam tubuh kita, otot mengubah energi menjadi gerakan, sehingga memungkinkan kita melakukan hal-hal yang perlu dilakukan! Tanpa otot kita, kita tidak akan bisa berjalan, berlari, atau melakukan gerakan apa pun yang kita lakukan tanpa berpikir dua kali. Kita juga tidak akan bisa bernapas, berbicara atau bahkan darah mengalir ke seluruh tubuh kita! Oleh karena itu, menjaga kesehatan otot kita sangatlah penting!
Ada lebih dari 600 otot dalam tubuh manusia dan mereka terbuat dari sel-sel yang dikenal sebagai serat. Serat otot ini terdiri dari miofibril, yang merupakan protein otot silindris. Protein inilah yang memungkinkan sel otot berkontraksi. Menjaga otot kita tetap sehat sangat penting jika kita ingin tetap dapat bergerak dengan leluasa dan tubuh kita tetap berfungsi optimal seiring bertambahnya usia.
Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan otot di tubuh kita adalah:
- Olahraga secara teratur Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara teratur memiliki otot yang jauh lebih sehat daripada mereka yang tidak. Jenis olahraga terbaik untuk meningkatkan kesehatan otot adalah yang melibatkan pemaksaan tubuh untuk bekerja melawan gravitasi. Berlari, joging, dan lompat tali adalah pilihan yang bagus dan tiga puluh menit jenis latihan ini setiap hari akan sangat membantu meningkatkan kesehatan otot mu.Semakin lama kamu tidak berolahraga, semakin banyak otot yang mulai rusak dan kamu akan kehilangan massa otot. Hal tersebut dapat menyebabkan risiko cedera yang lebih besar, terutama seiring bertambahnya usia.
- Melakukan pemanasan sebelum berolah raga
Penting bagi kita untuk melakukan pemanasan dan pendinginan secara memadai sebelum dan sesudahnya olah raga. Pemanasan maupun pendinginan sebaiknya dilakukan antara 10 dan 20 menit. Selama pemanasan dan pendinginan, kita harus fokus pada otot yang digunakan selama olah raga. Joging lambat atau angkat beban ringan juga baik untuk dilakukan. - Makan dengan baik/ bergiziMakanan yang kita makan akan sangat mempengaruhi kesehatan otot kita, karena nutrisi makanan yang kita makan akan dibutuhkan untuk memperkuat dan memperbaiki otot yang ada. Makanan juga membantu otot berfungsi dengan baik dan tidak disarankan untuk untuk diet berlebihan, dan membuat tubuh kita kekurangan dari makanan yang dibukita adalah karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin dan mineral.
- Pentingnya HidrasiTetap terhidrasi(tercukupi cairan di tubuh kita) secara memadai sepanjang hari penting untuk kesehatan otot kita secara keseluruhan. Ini karena air menyediakan elektrolit yang penting bagi otot untuk mempertahankan kekuatan dan fungsinya.Disarankan untuk minum sekitar dua liter air setiap hari, dan ketika kita melakukan aktivitas fisik yang tinggi, kita jelas harus meningkatkan jumlah air yang kita minum untuk memperhitungkan air yang hilang msaat berolahraga.
Referensi:
https://www.ontoorthopedics.com/bone-bytes/431-keeping-your-muscles-healthy
Jenis Otot di Tubuh Kita
Tahukah kamu, bahwa kamu memiliki lebih dari 600 otot di tubuhmu? Otot melakukan banyak pekerjaan, mulai dari memompa darah ke seluruh tubuhmu hingga membantumu mengangkat tas sekolahmu yang berat, menendang bola, dan sebagainya. Kamu dapat mengontrol sebagian ototmu, sementara otot yang lain — seperti otot jantungmu — melakukan pekerjaan mereka tanpa Kamu memikirkannya sama sekali.
Otot terbuat dari bahan yang sama, yakni sejenis jaringan elastis (semacam bahan dalam karet gelang) yang tersusun dari protein. Pada setiap gumpal otot di tubuhmu ada ribuan, atau bahkan puluhan ribu, serat-serat kecil yang membentuknya.
Kamu memiliki tiga jenis otot yang berbeda dalam tubuhmu, yaitu: otot polos, otot jantung, dan otot lurik.
Otot Polos
Otot polos - kadang-kadang juga disebut otot tak sadar - biasanya dalam bentuk lembaran, atau lapisan. Kamu tidak dapat mengontrol jenis otot ini. Otak dan tubuhmu memberi tahu otot-otot ini apa yang harus dilakukan tanpa perlu Kamu pikirkan.
Otot polos bekerja di seluruh tubuhmu, menggerakkan organ-organ yang penting. Di dalam perutmu, pada sistem pencernaan, otot polos berkontraksi (mengencang) dan rileks(mengendur) untuk memungkinkan makanan melakukan perjalanannya ke seluruh tubuh. Otot-otot halus juga bekerja jika Kamu sakit dan perlu muntah. Otot-otot mendorong makanan kembali keluar dari perut sehingga muncul melalui kerongkongan dan keluar dari mulut.
Otot polos juga ditemukan di kandung kemihmu. Saat otot polos di sekitar kandung kemihmu rileks, mereka memungkinkan Kamu menahan air seni (kencing) sampai Kamu bisa ke kamar mandi. Kemudian mereka berkontraksi sehingga Kamu bisa mendorong urin keluar. Otot-otot semacam ini juga berada di rahim wanita, tempat bayi berkembang. Di sana mereka membantu mendorong bayi keluar dari tubuh ibu ketika tiba waktunya untuk dilahirkan.
Kamu juga akan menemukan otot-otot halus bekerja di belakang retina di matamu. Otot-otot tersebut, menjaga mata tetap fokus.
Otot Jantung
Otot yang menyusun jantung disebut otot jantung. Ini juga dikenal sebagai miokardium. Otot-otot tebal jantung berkontraksi untuk memompa darah keluar dan kemudian rileks untuk membiarkan darah masuk kembali setelah diedarkan ke seluruh tubuh.
Sama seperti otot polos, otot jantung bekerja dengan sendirinya tanpa bantuanmu. Sekelompok sel khusus di dalam jantung dikenal sebagai alat pacu jantung karena mengontrol detak jantung.
Otot Lurik
Sekarang, mari kita bicara tentang jenis otot yang kamu pikirkan ketika kita mengatakan "otot" — yang menunjukkan seberapa kuat Kamu dan memungkinkan Kamu memasukkan bola ke gawang. Ini adalah jenis otot rangka di tubuhmu — atau disebut otot lurik, karena bagian terang dan gelap dari serat otot membuatnya terlihat bergaris.
Otot lurik adalah otot sadar, yang berarti Kamu dapat mengontrol apa yang mereka lakukan. Kakimu tidak akan menekuk untuk menendang bola kecuali Kamu menginginkannya. Otot-otot ini membantu membentuk sistem muskuloskeletal — kombinasi otot dan kerangka, atau tulangmu.
Bersama-sama, otot rangka atau otot lurik bekerja dengan tulang-tulangmu membentuk sistem gerak pada tubuhmu. Sering kali, otot rangka melekat pada salah satu ujung tulang. Otot tersebut membentang sepanjang sendi (tempat di mana dua tulang bertemu) dan kemudian menempel lagi ke tulang lain.
Otot rangka diikat ke tulang dengan bantuan tendon. Tendon adalah tali yang terbuat dari jaringan keras, dan mereka bekerja sebagai bagian penghubung khusus antara tulang dan otot. Tendon melekat dengan sangat baik sehingga ketika Kamu mengontraksikan salah satu ototmu, tendon dan tulang bergerak bersamanya.
Otot lurik sangat beragam dalam ukuran dan bentuk, untuk memungkinkan otot-otot tersebut melakukan banyak jenis pekerjaan. Beberapa contoh otot terbesar dan paling kuat adalah otot betis dan pahamu. Mereka memberi tubuhmu kekuatan yang dibutuhkan untuk mengangkat dan mendorong sesuatu. Otot-otot di leher dan bagian atas punggungmu tidak sebesar itu, tetapi otot-otot tersebut mampu melakukan beberapa hal yang sangat menakjubkan: Coba putar kepala, bolak-balik, dan ke atas dan ke bawah untuk merasakan kekuatan otot-otot tersebut.
Referensi:
https://kidshealth.org/en/kids/muscles.html
Terbuat dari Apakah Tulang dan Sumsum Tulang
Terbuat dari apakah tulang?
Sekitar 70 persen tulangmu bukanlah jaringan hidup, melainkan mineral keras seperti kalsium. Bagian luar tulang disebut tulang kortikal. Bagian ini keras, halus, dan padat. Di dalam tulang kortikal terdapat bahan tulang berpori dan berpori yang disebut tulang trabekular atau tulang konselus. Tulang ini lebih ringan menjadikan tulang itu sendiri menjadi lebih ringan dan lebih mudah bagi kita untuk bergerak. Bagian ini juga memberikan ruang untuk pembuluh darah dan membuat tulang kita sedikit bisa ditekuk, sehingga tulang kita tidak akan mudah patah. Di tengah tulang terdapat zat yang lebih lembut yang disebut sumsum.
Sumsum Tulang
Ada dua jenis sumsum tulang, kuning dan merah. Sumsum tulang kuning sebagian besar yersusun dari lemak. Sumsum merah penting karena di sinilah tubuh kita memproduksi sel darah merah dan putih. Ketika kita lahir, semua tulang kita memiliki sumsum merah. Pada saat kita dewasa, sekitar setengah dari tulang kita memiliki sumsum merah.
Sendi
Tulang kita bersatu dan terhubung satu sama lain melalui sendi. Lutut dan sikumu sebagai contohnya, adalah persendian. Sendi terbentuk dari bahan yang halus dan tahan lama yang disebut tulang rawan. Tulang rawan, dan cairan sendi, memungkinkan tulang saling bergesekan dengan lancar dan tidak aus.
Teferensi: https://www.ducksters.com/science/bones.php
Mengenal Lebih Dekat Tulang Belakang Kita
Tulang belakangmu adalah salah satu bagian dari kerangka yang mudah diraba, Letakkan jarimu bagian tengah punggung dan kamu akan merasakan tonjolannya di bawah jarimu.
Tulang belakang memungkinkan kamu bergerak memutar dan membungkuk, dan juga menahan tubuhmu agar dapat berdiri tegak. Tulang belakang juga melindungi sumsum tulang belakang, yang mengandung kumpulan besar saraf yang mengirimkan informasi dari otakmu ke seluruh tubuhmu. Tulang belakang itu istimewa karena tidak terbuat dari satu atau dua tulang saja. Ada 33 tulang yang membentuk tulang belakangmu lho! Tulang-tulang ini disebut vertebra, dan masing-masing berbentuk seperti cincin.
Ada berbagai jenis tulang vertebra di tulang belakang pada tubuhmu, dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda:
Tujuh vertebra pertama, yang posisinya paling atas disebut vertebra serviks, atau tulang leher. Mengapa disebut tulang leher? Tidak lain karena tulang-tulang ini berada di belakang lehermu, tepat di bawah otak, dan menopang kepala dan leher. Kepalamu cukup berat, jadi beruntunglah, bersyukurlah, Tuhan menciptakan tulang leher! 😀
Tulang belakang selanjutnya, yang berada di bawah tulang leher adalah vertebra toraks, atau tulang punggung.
Ada 12 ruas tulang punggung di tubuh kita. Pada bagian ini pula tulang rusukmu melekat. Di bawah vertebra toraks ada lima vertebra lumbar atau tulang pinggang. Kamu juga memiliki 12 buah tulang pinggang.
Bagian tulang belakang yang berada di bawah vertebra lumbar adalah 5 ruas tulang sakrum yang menyatu membentuk satu tulang tunggal.
Selanjutnya, bagian bawah tulang belakang adalah tulang ekor , yang merupakan satu tulang yang terbuat dari empat tulang belakang yang menyatu. Bagian ini penting untuk menahan beban dan memberi kamu pusat gravitasi yang baik. Jadi ketika kamu mengambil ransel yang berat, tulang pinggang, tulang sakrum, dan tulang ekor memberi kamu kekuatan. Saat kamu menari, melompat, dan bahkan berjalan, bagian-bagian ini membantu kamu tetap seimbang.
Di antara setiap ruas tulang belakang, terdapat cakram kecil yang terbuat dari tulang rawan. Bagian ini menjaga tulang belakang agar tidak bergesekan satu sama lain, dan bagian tersebut juga berperan sebagai peredam kejut alami untuk tulang belakangmu. Saat Kamu melompat di udara, atau memutar sambil menghempaskan bola, cakram tersebut memberikan bantalan yang dibutuhkan tulang belakang kamu.
- sebagai penyangga kepala, bahu, dan tubuh kita agar dapat berdiri tegak, berjalan, dan bergerak dengan fleksibel.
- melindungi sumsum tulang belakang kita dari cedera
- 7 tulang leher (cervical vertebra),
- 12 tulang dada (thoracic ve
- rtebra),
- 5 tulang punggung bawah (lumbar vertebra),
- 5 tulang sacrum, dan
- 4 tulang ekor
Tulang belakang kita sangat penting, oleh karena itu, harus kita jaga dengan baik, dari berbagai gangguan atau penyakit yang mungkin terjadi pada tulang belakang. Beberapa penyakit atau gangguan yang dapat terjadi pada tulang belakang antara lain:
- Sakit punggung dan keseleo
- rematik
- Osteoporosis
- skoliosis
- kifosis
- Cedera saraf
- Patah tulang belakang
- Tumor atau kanker tulang belakang
- Infeksi tulang belakang, seperti meningitis
- Cacat lahir, misalnya spina bifida
- Kita dapat memperkuat tulang belakang kita dengan olah raga khusus yang dapat memperkuat tulang belakang secara teratur
- Mengkonsumsi makanan dengan jumlah kalsium yang cukup, sehingga terhindar dari osteoporosis
- Membiasakan diri Tidur, duduk, dan aktivitas lain dengan posisi yang benar agar terhindar dari skoliosis atau kifosis
- Hati-hati dalam beraktivitas, agar terhindar dari cedera tulang, termasuk patang tulang belakang
Referensi:
https://kidshealth.org/en/kids/bones.html
https://www.alodokter.com/mengenal-struktur-tulang-belakang-dan-fungsinya
Mengenal Lebih Dekat Tulang Rusuk Kita
![]() |
| Melihat Lebih Dekat Tulang Rusuk Kita |
Jantung, paru-paru, dan hati Kamu merupakan organ tubuh yang sangat penting, sehingga harus dilindungi. Untungnya Kamu memiliki tulang rusuk untuk menjaga organ-organ tersebut tetap aman. Tulang rusuk berfungsi seperti sangkar yang melindungi dadamu. Sangat mudah untuk merasakan bagian bawah sangkar tersebut dengan meraba sepanjang sisi dan depan dadamu (perhatikan posisinya pada gambar di atas). Jika Kamu menarik napas dalam-dalam, Kamu dapat dengan mudah merasakan tulang rusukmu naik turun. Beberapa anak yang tubuhnya kurus bahkan dapat melihat susunan tulang rusuk dibalik kulit mereka.
Tulang rusukmu berpasangan, dan sisi kiri dan kanan setiap pasang tulang rusuk persis sama, baik bentuk, maupun ukurannya. Pada umumnya, manusia memiliki 12 pasang tulang rusuk, tetapi ada juga orang yang dilahirkan dengan satu atau lebih tulang rusuk tambahan, dan beberapa orang lainnya mungkin memiliki lebih sedikit.
Keduabelas pasang tulang rusuk menempel ke tulang belakang, di mana mereka ditahan oleh vertebra toraks. Tujuh pasang tulang rusuk pertama menempel di bagian depan ke tulang dada, yakni tulang yang kuat yang terdapat di tengah dadamu yang menahan tulang rusuk itu tetap di tempatnya. Sedangkan tulang rusuk yang lainnya tidak menempel pada tulang dada secara langsung. Tiga pasang berikutnya ditahan tulang rawan, menempel ke tulang rusuk di atasnya.
Dua pasang tulang rusuk terakhir disebut tulang rusuk mengambang karena tidak terhubung ke tulang dada ataupun tulang rusuk di atasnya. Tapi jangan khawatir, tulang rusuk ini tidak akan kemana-mana, karena seperti tulang rusuk lainnya, mereka melekat erat pada tulang belakang.
Jadi, apakah fungsi utama tulang rusuk di tubuh kita? Coba tuliskan di kolom komentar ya!
Tulang rusuk termasuk jenis tulang pipih, yaitu tulang yang bentuknya pipih dan kadang melengkung (tulang rusuk juga melengkung). Coba perhatikan gambar di atas! Pada gambar di atas(klik gambar untuk memperbesar), kamu juga dapat melihat, bahwa tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu tulang rusuk sejati, tulang rusuk palsu, dan tulang rusuk melayang. Apa yang membedakan ketiga jenis tulang rusuk tersebut?
- Tulang rusuk sejati
Tulang rusuk sejati atau disebut vertebro-sternalis, jumlahnya 7 pasang. Tulang-tulang rusuk sejati adalah tulang rusuk yang terhubung dengan tulang dada dan tulang belakang dengan perantaraan tulang rawan. - Tulang rusuk palsu
Tulang rusuk palsu atau vertebro-kondral ada 3 pasang. Dari segi ukuran, tulang rusuk palsu lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan bagian depannya melekat pada tulang rusuk di atasnya - Rusuk melayang
Rusuk melayang ada 2 pasang. Tulang rusuk ini hanya dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya tidak melekat pada tulang lainnya.
Bagaimana Tulang Tumbuh?
Setiap orang memiliki kerangka yang terdiri dari banyak tulang. Tubuh manusia dewasa memiliki 206 tulang. Tulang-tulang ini memberi struktur atau bentuk tubuh Kita, memungkinkan Kamu melakukan berbagai gerakan, melindungi organ dalam Kamu, dan banyak fungsi lainnya.
Mari kita pelajari lebih banyak tentang tulang kita!
Struktur Tulang?
Jika Kamu pernah melihat kerangka atau fosil asli di
museum, atau mungkin alat peraga ranga tubuh di sekolah. Kamu mungkin berpikir bahwa semua tulang adalah benda mati. Meskipun tulang-tulang di
museum terlihat kering, keras, atau rapuh, tulang di tubuhmu berbeda. Tulang-tulang
yang membentuk kerangka tubuh Kamu semuanya sangat hidup, tumbuh dan berubah
sepanjang waktu seperti bagian tubuh Kamu yang lain.
![]() |
| Struktur tulang |
Hampir setiap tulang di tubuh Kamu memiliki sususnan yang sama, dan terdiri atas banyak lapisan. Permukaan luar tulang disebut periosteum. Ini adalah lapisan tipis dan padat yang mengandung saraf dan pembuluh darah yang memberi nutrisi pada tulang. Lapisan berikutnya terdiri dari tulang kompak. Bagian ini halus dan sangat keras. Ini adalah bagian yang Kamu lihat ketika Kamu melihat kerangka. Di dalam tulang kompak terdapat banyak lapisan tulang kanselus yang terlihat seperti spons yang berongga-rongga. Tulang cancellous tidak sekeras tulang kompak, tetapi masih sangat kuat. Pada jenis tulang tertentu, tulang cancellous melindungi bagian terdalam dari tulang, yakni sumsum tulang. Sumsum tulang terlihat seperti jeli kental, dan tugasnya adalah membuat sel darah.
Bagaimana Tulang Tumbuh?
Ketika Kamu masih bayi, Kamu memiliki tangan yang mungil, kaki yang mungil, dan segalanya yang mungil! Perlahan, seiring bertambahnya usia, semua bagian tubuhmu menjadi sedikit lebih besar, termasuk tulangmu.
Tubuh bayi memiliki sekitar 300 tulang saat lahir. Beberapa bagian tulang akhirnya menyatu sehingga pada tubuh orang dewasa hanya ada 206 tulang. Beberapa tulang bayi, seluruhnya terbuat dari bahan khusus yang disebut tulang rawan. Tulang lain pada bayi sebagiannya saja yang terbuat dari tulang rawan. Tulang rawan ini lunak dan fleksibel. Selama masa kanak-kanak, saat kamu tumbuh, tulang rawan pun tumbuh dan perlahan digantikan oleh tulang kompak, dengan bantuan kalsium. Oleh karena itu, penting bagimu yang masih dalam proses pertumbuhan, untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kalsium dalam jumlah yang cukup.
Tahukah kamu apa saja makanan dan minuman sumber kalsium?
Kalsium banyak terdapat pada susu, youghurt, keju, sayura hijau, seafood, dan kacang-kacangan. Oleh karena itu, pastikan bahan makanan tersebut terdapat dalam menu makananmu ya!
Pada saat kamu berusia sekitar 25 tahun, proses pertumbuhan tulang akan selesai. Setelah itu, tidak akan ada lagi pertumbuhan - tulang-tulangnya akan tetap ukurannya. Namun demikian, tulang di tubuhmu dapat rusak, baik karena cidera, atau asupan gizi yang tidak mengandung cukup suplemen yang dibutuhkan tulang, terutama kalsium.
Pada tulisan selanjutnya insyaAlloh kita akan membahas apa saja yang bisa menyebabkan gangguan pada tulang di tubuh kita, serta bagaimana menjaga kesehata tulang.
Fungsi Utama Rangka
Apakah kamu tahu apa itu rangka?
Kumpulan tulang dalam tubuh manusia atau hewan disebut sistem kerangka, atau skeleton. Hewan mamalia, burung, reptil, amfibi, dan ikan memiliki sistem rangka. Serangga dan kerang tidak memiliki kerangka di dalam tubuhnya. Sebaliknya mereka memiliki penutup luar yang keras yang disebut eksoskeleton. Meskipun terlihat sama keras, terumbu karang dan spons terbuat dari mineral yang mengeras, bukan tulang lho. Beberapa hewan, seperti ubur-ubur, bahkan tidak memiliki kerangka sama sekali. Hewan yang memiliki rangka dalam disebut hewan vertebrata, sedangkan hewan yang tidak memiliki rangka dalam disebut hewan avertebrata.
Dapatkah kamu menyebutkan contoh-contoh hewan vertebrata dan avertebrata?
Kerangka manusia memiliki lebih dari 200 tulang. Tulang kerangka yang keras dan kaku menopang seluruh tubuh. Kerangka juga melindungi organ lunak di dalam tubuh. Selain itu, kerangka bekerja dengan otot untuk memungkinkan tubuh bergerak.
![]() |
| Fungsi Utama Rangka |
Fungsi Rangka
1. Menopang tubuh
Fungsi atau peran paling dasar dari sistem kerangka adalah mendukung tubuh. Misalnya, tulang belakang, atau tulang punggung menopang seluruh bagian atas tubuh. Tulang belakang manusia memungkinkan orang berdiri dan berjalan dalam posisi tegak, atau membentuk postur. Manusia menikmati keuntungan besar dibandingkan hewan lain karena postur ini. Karena manusia hanya menggunakan kakinya untuk berjalan, lengannya bebas untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat, seperti menggunakan berbagai peralatan.
2. Melindungi organ yang penting
Fungsi utama kedua dari sistem kerangka adalah perlindungan. Struktur kerangka yang kaku melindungi organ lunak tubuh. Misalnya, tulang rusuk yang dibentuk oleh tulang belakang dan tulang rusuk melindungi jantung, paru-paru, dan organ lain di tubuh bagian atas.
Sistem kerangka juga melindungi sistem saraf pusat, yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Di dalam kepala, tengkorak mengelilingi dan melindungi otak. Vertebra, atau tulang belakang, mengelilingi dan melindungi saraf sumsum tulang belakang.
3. Sistem Gerak
Fungsi utama ketiga dari sistem kerangka adalah membentuk sistem gerak. Kerangka tubuh kita bekerja sama dengan otot untuk memungkinkan tubuh bergerak dengan berbagai cara. Banyak otot yang melekat pada setidaknya dua tulang dalam kerangka. Ketika otak memberi tahu otot untuk bergerak, otot menarik atau mendorong tulang yang yang ditempeli tersebut
Bagaimana Sistem Rangka Terhubung
Apakah kalian pernah bertanya-tanya, bagaimana lebih dari 200 tulang kita saling terhubung?
Hubungan antar tulang disebut sendi. Jaringan keras dan kuat yang disebut ligamen menyatukan tulang-tulang kerangka di tubuh kita. Otot juga menyatukan beberapa tulang. Namun, dalam kebanyakan kasus, tali yang disebut tendon menghubungkan otot ke tulang.
Pada titik di mana tulang terhubung, tulang memiliki lapisan pelindung yang disebut tulang rawan. Jika dua tulang keras terus-menerus bergesekan tanpa penutup ini, mereka akan aus dan menjadi rusak. Tulang rawan cukup kuat untuk melindungi tulang tetapi cukup elastis untuk tidak menjadi rusak sendiri. Tulang rawan ditemukan di ujung banyak tulang dan persendian, seperti lutut dan pinggul. Tulang rawan juga menghubungkan bagian tulang rusuk. Tulang rawan memungkinkan tulang rusuk bergerak masuk dan keluar saat bernafas.
Tulang rawan bisa rusak, dan tidak mudah diperbaiki. Seiring bertambahnya usia, tulang rawan di beberapa persendian bisa aus. Ini memungkinkan tulang-tulang persendian bergesekan dan menimbulkan rasa sakit. Dalam kasus seperti itu, dokter dapat mengganti sendi dengan sendi buatan yang terbuat dari plastik atau logam.
Referensi:
https://kids.britannica.com/kids/article/skeletal-system/353778





























