This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 1

 Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 1

Rangkuman materi kelas 4 tema 1
Rangkuman materi kelas 4 tema 1





Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 1

 Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 1

Rangkuman materi kelas 5 tema 1








Soal Ulangan Harian Bahasa Jawa Kelas 3 Piwulang 6-8

 Soal Ulangan Harian Bahasa Jawa Kelas 3 Piwulang 6-8




Darimana Suaramu Datang?



Paru-paru Anda penting untuk bernafas. . . dan juga untuk berbicara! Di atas trakea (tenggorokan) ada laring, yang juga disebut kotak suara. Di seberang kotak suara ada dua tonjolan kecil yang disebut pita suara, yang membuka dan menutup untuk mengeluarkan suara. Ketika Kamu menghembuskan udara dari paru-paru, udara tersebut masuk melalui trakea dan laring dan mencapai pita suara. Jika pita suara tertutup dan udara mengalir di antara mereka, pita suara bergetar dan terdengar suara.

Jumlah udara yang Kamu hembuskan dari paru-paru, menentukan seberapa keras suara akan terdengar dan berapa lama kamu dapat membuat suara. Coba tarik napas dalam-dalam dan ucapkan nama semua anak di kelas mu - seberapa jauh Kamu bisa melakukannya tanpa mengambil napas untuk ke dua kalinya? Lain kali saat Kamu berada di luar ruangan, cobalah berteriak dan lihat apa yang terjadi! berteriak membutuhkan banyak udara, jadi Kamu perlu menarik napas lebih sering daripada jika kamu hanya mengucapkan kata-kata dengan cara biasa.

Bereksperimenlah dengan suara yang berbeda dan perhatikan udara yang diperlukan untuk membuatnya Ketika Kamu tertawa terkekeh-kekeh, Kamu menghela napas sebentar, tetapi ketika Kamu bersendawa, Kamu membiarkan udara yang tertelan di perutmu keluar dalam waktu yang lama! Ketika Kamu cegukan, itu karena diafragma bergerak dengan cara yang tidak biasa yang menyebabkan Kamu menghirup udara secara tiba-tiba, dan udara itu mengenai pita suaramu saat Kamu tidak siap.

Saksikan video di bawah ini, untuk membantumu memahami bagaimana suaramu dapat terbentuk!




Referensi:

https://kidshealth.org/en/kids/lungs.html 

Bagaimana Sistem Pernapasan Bekerja?

Bagaimana Sistem Pernapasan Bekerja?
Proses Pernapasan


Pernahkan kamu bertanya-tanya, bagaimana sistem pernapasan bekerja, menghirup dan menghembuskan napas?

Setiap kali Kamu menghirup udara, lusinan bagian tubuh bekerja sama untuk membantu memasukkan udara itu ke sana tanpa Kamu pernah memikirkannya. Saat Kamu menarik napas, diafragma-mu berkontraksi dan menjadi mendatar. Gerakan ini memungkinkannya diagfragma untuk bergerak ke bawah, sehingga paru-paru rongga dadamu menjadi lebih besar, dan memiliki lebih banyak ruang bagi paru-paru untuk membesar dengan memasukkan udara. Diafragma bukan satu-satunya organ bekerja untuk yang memberikan ruang yang dibutuhkan paru-parumu. Otot tulang rusukmu juga mengangkat tulang rusuk ke atas untuk memberi paru-paru lebih banyak ruang.

Pada saat yang sama, disaat Kamu menghirup udara melalui mulut dan hidung, dan udara menuju ke trakea, atau tenggorokan. Dalam perjalanan ke tenggorokan, rambut-rambut kecil yang disebut silia (dibaca: si-li-a) bergerak dengan lembut untuk menjaga lendir dan kotoran keluar dari paru-paru. Udara kemudian melewati serangkaian cabang di paru-parumu, melalui bronkus dan bronkiolus, dan udara akhirnya berakhir di 600 juta alveolus. Saat jutaan alveoli ini terisi dengan udara, paru-paru menjadi lebih besar.

Alveoli-lah yang memungkinkan oksigen dari udara masuk ke dalam darahmu. Semua sel dalam tubuh membutuhkan oksigen setiap menit sepanjang hari. Oksigen melewati dinding setiap alveolus ke pembuluh kapiler kecil yang mengelilinginya. Oksigen memasuki darah di pembuluh kapiler, menumpang pada sel darah merah dan melakukan perjalanan melalui lapisan pembuluh darah ke jantung. Jantung kemudian mengirimkan darah beroksigen (telah diisi dengan oksigen) ke semua sel dalam tubuh.

Saat tiba waktunya untuk menghembuskan (exhale), semuanya terjadi secara terbalik. Diafragma rileks dan bergerak ke atas, mendorong udara keluar dari paru-paru. Otot tulang rusukmu juga menjadi rileks, dan tulang rusuk  bergerak masuk lagi, menciptakan ruang yang lebih kecil di dada.

Selanjutnya, setelah sel-sel tubuhmu telah menggunakan oksigen yang mereka butuhkan, dan darahmu membawa karbon dioksida dan limbah lain(sisa-sisa metabolisme) yang harus meninggalkan tubuhmu. Darah kembali melalui kapiler dan sisa-sisa metabolisme memasuki alveoli. Kemudian kamu menghembuskannya dalam urutan terbalik dari bagaimana mereka masuk - udara melewati bronkiolus, keluar dari bronkus, keluar melalui trakea, dan akhirnya keluar melalui mulut dan hidungmu.

Udara yang Kamu hirup tidak hanya mengandung limbah dan karbon dioksida, tetapi juga menjadi lebih hangat! Saat udara bergerak melalui tubuhmu, ia mengambil panas di sepanjang perjalanan. Kamu dapat merasakan panas ini dengan meletakkan telapak tanganmu di depan mulut atau hidung saat Kamu mengeluarkan napas. Berapa suhu udara yang keluar dari mulut atau hidungmu?

Dengan semua gerakan yang diuraikan tadi, Kamu mungkin bertanya-tanya apakah paru-paru dan semua bagian di dalamnya tidak pernah macet atau tergencet saat paru-paru mengembang dan mengempis? Untungnya, paru-parumu ditutupi oleh lapisan khusus yang sangat licin yang disebut membran pleura (dibaca: ple-u-ra). Selaput ini dipisahkan oleh cairan yang memungkinkan mereka meluncur dengan mudah saat kamu menghirup dan menghembuskan napas.

Saksikan juga video berikut untuk menambah pemahamanmu!


Apakah kamu sudah lebih memahami bagaimana sistem pernapasan di tubuhmu bekerja? Coba ceritakan kembali secara singkat, proses yang terjadi saat kamu menghirup dan menghembuskan napas! Kamu bisa menuliskan jawabanmu di kolom komentar.


Cintai Paru-parumu!

Paru-parumu luar biasa. Organ tersebut memungkinkan Kamu untuk bernapas, berbicara dengan temanmu, berteriak saat bermain, bernyanyi, tertawa, menangis, dan banyak lagi. Oleh karena itu, jagalah paru-paru Anda terlihat dan merasa sehat adalah ide yang cerdas, dan cara terbaik untuk menjaga paru-parumu agar tetap sehat. Salah satu caranya adalah dengan tidak merokok. Merokok tidak baik untuk bagian mana pun dari tubuhmu, terutama paru-parumu. Kamu juga dapat menunjukkan kecintaanmu pada paru-paru dengan berolahraga! Olahraga baik untuk setiap bagian tubuhmu, terutama untuk paru-paru dan jantungmu. Menjaga tubuhmu tetap sehat, merupakan salah satu cara bersyukur atas karunia Tuhan yang tidak terkira nilainya itu. 


Referensi:

https://kidshealth.org/en/kids/lungs.html

Mengenal Organ Pernapasan Manusia

Penahkah kamu mencoba menahan napas? Berapa lama kamu dapat bertahan? 

Pasti hanya beberapa detik bukan? 

Mengapa ya kita tidak bisa berhenti bernapas lebih lama?


Semua makhluk hidup bernapas sepanjang hidupnya. 

Melalui proses pernapasan, tubuh kita mendapatkan oksigen yang diperlukan agar proses metabolisme dapat berlangsung. Dalam proses metabolisme, Oksigen merubah nutrisi dari makanan menjadi energi, dan tanpa oksigen proses metabolisme tidak dapat terjadi. Oleh karena itulah, jika tidak dapat bernapas selama beberapa menit saja seseorang bisa meninggal. Kalaupun tidak meninggal, kemungkinan dapat mengalami kerusakan otak yang dapat menyebabkan orang tersebut tidak dapat beraktivitas dengan normal sepanjang sisa hidupnya.

Mengenal Organ Pernapasan Manusia
Mengenal Organ Pernapasan Manusia

Kali ini kita akan belajar tentang organ-organ yang berperan dalam proses pernapasan. Semua organ yang berperan dalam proses pernapasan (juga disebut proses respirasi) disebut sistem pernapasan. Sistem pernapasan di tubuh kita terdiri atas:
  1. Hidung;
  2. Tekak (faring);
  3. Pangkal tenggorok (laring);
  4. Batang tenggorok (trakea);
  5. Bronkus;
  6. Bronkiolus; dan
  7. Paru-paru.

Selanjutnya mari kita bahas, fungsi setiap oragan pernapasan, satu persatu!

1. Hidung
Hidung merupakan organ pernapasan pertama. Melalui organ ini,  udara dari luar tubuh luar masuk. Pernahkah kamu mengamati hidungmu?  Meskipun terlihat tidak istimewa, hidung kita memiliki beberapa bagian yang sangat penting fungsinya dalam proses pernapasan. Hidung terdiri dari lubang hidung, rongga hidung, dan rambut hidung, serta lapisan lendir. 
Selain menjadi tempat keluar masuknya udara pernapasan, di dalam hidung udara juga disaring dari kotoran menggunakan bulu hidung dan lapisan lendir yang ada di dalam hidung. Selain itu, pada udara dilakukan penyesuaian suhu dan kelembaban. Melalui proses tersebut udara yang masuk ke organ pernapasan selanjutnya sudah lebih bersih dan lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.
Selain melalui hidung, sebenarnya udara pernapasan juga dapat kita masukkan melalui mulut, namun mulut tidak dilengkapi dengan bulu dan lapisan lendir yang dapat membersihkan udara, jadi proses pernapasan melalui hidung jauh lebih aman bagi tubuh kita.
Beberapa keuntungan yang kita peroleh, dari proses yang terjadi dalam hidung kita adalah sebagai berikut:
  • Udara yang masuk ke paru-paru menjadi lebih bersih karena terlebih dahulu disaring oleh bulu-bulu hidung dan selaput lendir.
  • Udara yang masuk telah mengalami penyesuaian suhu sehingga lebih sesuai dengan panas tubuh kita.
  • Udara yang masuk ke paru-paru mengalami penyesuaian kelembapan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Selain berperan penting dalam proses pernqapasan, hidung juga berfungsi sebagai indera pem,  karena reseptor bau juga terdapat di dalam hidung, tepatnya di bagian atas rongga hidung.

2. Faring

Faring, adalah bagian tubuh yang berperan pada proses pencernaan  makanan dan pernapasan. Faring adalah bagian yang menghubungkan mulut dan hidung ke kerongkongan dan laring. Kerongkongan adalah bagian dari sistem pencernaan, dan laring adalah bagian dari sistem pernapasan.

Kerongkongan adalah bagian dari sistem pencernaan, berupa tabung yang mengarah ke lambungletaknya ada di belakang trakea, atau tenggorokan. Laring adalah struktur di bagian atas trakea. Di bagian atas laring terdapat lipatan jaringan yang disebut epiglotis. Saat makanan berjalan dari mulut ke faring, epiglotis akan menutupi laring, sehingga, makanan tidak masuk ke tenggorokan dan masuk ke paru-paru, tetapi ke kerongkongan dan masuk ke lambung.

Di bagian belakang hidung dan mulut terdapat kumpulan jaringan yang disebut amandel. Organ ini melindungi tubuh dari partikel asing yang masuk melalui hidung atau mulut.

Fakta bahwa mulut dan hidung terhubung ke faring ternyata sangat membantu pada tubuh kita. Mengapa? Hal ini memungkinkan kita untuk bernapas baik melalui hidung maupun mulut. Sistem tersebut juga membantu orang yang sakit dan tidak bisa tidak bisa makan melalui mulut. Dokter dapat memasukkan tabung ke perut melalui hidung. 

Subhanalloh, desain Alloh memang sangat luar biasa!!!


3. Laring
Laring, juga dikenal sebagai kotak suara, adalah organ di leher manusia dan hewan. Organ ini membantu melindungi trakhea dengan mencegahnya dari kemasukan makanan. Itulah peran laring dalam proses pernapasan. Selain itu, laring juga membuat kita dapat menghasilkan suara, karena dalam laring terdapat pita suara. pada organ inilah keindahan dan kenyaringan dikontrol. Dalam laring terdapat celah kecil yang akan dilalui udara dan ketika udara tersebut bergetar, pita suara juga turut bergetar. Suara yang dihasilkan pita suaramu berubah saat bergerak melalui saluran vokal. Suara yang dihasilkan menjadi berbeda berdasarkan posisi lidah, bibir, mulut, dan faring.

Bagaimana laring berkerja? 
Saat kita menelan makanan, gerakan lidah ke belakang memaksa bagian laring yang disebut epiglotis untuk menutupi lubang laring. Ini untuk menghentikan makanan yang ditelan memasuki paru-paru. Jika laring tersumbat oleh sesuatu yang tertelan, refleks batuk yang kuat digunakan untuk melindungi paru-paru.


4. Trakea/ Tenggorokan
Batang tenggorok  atau trakea terletak di leher kita, di depan kerongkongan (saluran makanan). Trakea terbentuk dari tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin. Dinding sebelah dalam trakhea, mempunyai selaput lendir yang sel-selnya memiliki ambut getar. Selaput lendir dan rambut getar yang terdapat pada trakea berfungsi untuk menahan dan mengeluarkan  kotoran dalam udara yang kita hirup agar tidak masuk ke dalam paru-paru. Agar kotoran keluar, terkadang tubuh kita  perlu mengeluarkan kotoran tersebut secara paksa. Saat itulah, kita  akan batuk atau bersin. Dari trakhea, udara pernapasan selanjutnya akan masukke bronkus..

5. Bronkus
Bronkhi (satu Bronkus) adalah saluran udara besar yang mengarah dari trakea ke paru-paru. Dinding bronkus terbuat dari tulang rawan. Tugas bronkus adalah membawa udara ke paru-paru.


6. Bronkiolus
Ujung bawah trakea (tenggorokan) membelah membentuk bronkus utama kanan dan kiri. Bronkus  membagi untuk membentuk tabung yang lebih kecil dan lebih kecil yang disebut bronkiolus. Ujung terkecil setiap bronkiolus bermuara di alveoli, yaitu kantung udara kecil yang terhubung ke pembuluh darah. Di alveolus (bentuk jamak dari alveoli), oksigen dari udara yang kita hirup ke paru-paru kita dipindahkan ke dalam darah. Darah kemudian membawa oksigen ke seluruh tubuh, ke semua bagian tubuh yang membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Tanpa bronkus, udara tidak akan pernah masuk ke paru-paru, dan oksigen tidak akan pernah masuk ke tubuh kita.

Sistem pernapasan di tubuh kita terdiri atas:
  1. Hidung;
  2. Tekak (faring);
  3. Pangkal tenggorok (laring);
  4. Batang tenggorok (trakea);
  5. Bronkus;
  6. Bronkiolus; dan
  7. Paru-paru.


7. Paru-paru

Paru-parumu terletak di dalam dada, ukurannya cukup besar sehingga mengambil sebagian besar ruang di sana. Kamu memiliki dua paru-paru, tetapi ukurannya tidak sama. Paru-paru kanan memiliki tiga bagian bulat yang disebut lobus. Paru-paru kiri memiliki dua lobus. Paru-paru di sisi kiri tubuhmu sedikit lebih kecil daripada paru-paru di sebelah kanan, menyisakan ruang ekstra di sebelah kiri rongga dadamu ini, menyisakan ruang untuk jantungmu.

Paru-parumu dilindungi oleh tulang rusuk, yang terdiri dari 12 pasang tulang rusuk. Tulang rusuk ini terhubung ke tulang belakang dan mengelilingi paru-paru agar tetap aman. Di bawah paru-paru terdapat diafragma (dibaca: di-ag-frag-ma), otot berbentuk kubah yang bekerja sama dengan paru-parumu untuk memungkinkan tubuhmu menghirup dan menghembuskan udara.

Kamu tidak dapat melihat paru-parumu, tetapi mudah untuk merasakannya gerakannya. Letakkan tanganmu di dada dan tarik napas dalam-dalam. Kamu akan merasakan dadamu menjadi sedikit lebih besar. Sekarang hembuskan udara, dan rasakan dadamu kembali ke ukuran biasanya. Kamu baru saja merasakan kekuatan paru-parumu!

Beberapa hal keren tentang paru-paru
  • Kamu menghirup sekitar 11.000 liter udara setiap hari.
  • Saat berolahraga, Kamu menghirup lebih banyak udara untuk mengirim oksigen ke otot-otot yang Kamu gerakkan.
  • Rata-rata, orang dewasa bernapas antara 12 dan 20 kali per menit saat beristirahat. Gunakan pengatur waktu untuk memeriksa berapa kali Kamu bernapas saat beristirahat, dan saat Kamu baru saja berolahraga.

Paru-paru berwarna merah muda dan agak licin, seperti spons basah. Selaput tipis yang membungkus pari-paru disebut pleura. Di dalam paru-parumu diperkirakan ada sekitar 600 juta alveolus yang bekerja 24 jam sehari, untuk memastika setiap sel tubuhmu mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Jadi berterimakasihlah pada alveolusmu, dan bersyukurlah kepada Tuhan, yang telah menciptakan sebuah sistem yang begitu sempurna di dalam tubuhmu!


Referensi:
https://kids.britannica.com/kids/article/pharynx/471262
https://kids.kiddle.co/Pharynx
https://kids.kiddle.co/Larynx
https://kidshealth.org/en/kids/lungs.html
https://kids.kiddle.co/Bronchus

Cover Buku dan Bagian-bagiannya

Cover atau sampul merupakan bagian terluar dari sebuah buku. Sampul buku terdiri atas dua sisi, yaitu sisi bagian depan dan belakang.
Cover atau sampul buku idealnya dapat menjadi cerminan dari keseluruhan isi buku. Cover yang baik adalah yang dapat menarik minat orang untuk membaca isi buku secara keseluruhan. Oleh karena itu, cover sebuah  harus memiliki unsur-unsur berikut:
1. Terdapat judul dengan huruf yang mudah dibaca, menarik dan mencolok.
2. Terdapat kalimat penjelas dari judul yang singkat serta mudah dipahami.
3. Terdapat nama penulis buku.
4. Terdapat identitas dan alamat penerbit buku.
5. Dilengkapi dengan gambar yang menarik.
6. Terdapat sinopsis atau ringkasan isi buku pada sisi belakang.
7. pada punggung buku, terdapat identitas buku 

Setelah mengetahui kriteria cover buku yang baik, coba perhatikan cover buku di bawah ini!
Sudahkan cover tersebut memenuhi syarat sebagai cover buku yang baik?



Unsur apakah yang kurang dari cover di atas?

Nah, selanjutnya dapatkah kalian membuat cover buku yang baik? Tidak harus dibuat dengan komputer. Kamu juga dapat desain sampul dengan teknik sederhana. Coba perhatikan contoh dalam video berikut!


Referensi:
Organ Gerak Hewan dan Manusia / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi
Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.

Organ Gerak Hewan dan Fungsinya

Semua makhluk hidup bergerakan, karena itu merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Hewan, dapat bergerak lebih bebas. Tumbuhan, meskipun tidak terlihat bergerak, juga sebanarnya melakukan gerakan, walaupun gerakan tersebut agak sulit diamati. Kemampuan untuk bergerak ini juga digunakan sebagai kriteria untuk membedakan tumbuhan dan hewan. Gerakan pada tumbuhan umumnya itu tidak selalu terlihat., sedangkan hewan memiliki alat gerak tertentu.

Gerak, adalah perubahan posisi sebagian tubuh saja, seperti gerak batang menuju cahaya pada tumbuhan. Gerak berpindah dari satu tempat ke tempat lain disebut dengan locomotion. Gerakan tersebut melibatkan gerakan seluruh tubuh, seperti berjalan, berlari, berenang atau terbang. 

Coba saksikan video mengenai organ gerak hewan berikut ini:




Tujuan Gerak pada Hewan

Mengapa hewan membutuhkan alat gerak? Bergerak membantu hewan dalam banyak hal. Hewan harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari makanan karena mereka heterotrofik (makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri). Organ gerak membantu hewan untuk bergerak mencari makanan. Organ gerak memungkinkan hewan untuk berpindah dari tempat atau lingkungan yang tidak menguntungkan ke tempat atau lingkungan yang menguntungkan. Organ gerak juga membantu hewan untuk melarikan diri dari musuh dan pemangsa mereka. Selain itu, hewan juga perlu bergerak untuk membantu mereka menemukan pasangan, sehingga mereka dapat bereproduksi dan pindah ke daerah yang menguntungkan untuk bertelur atau membesarkan anak-anaknya.

Hewan bergerak dengan beberapa tujuan, antara lain:

  • Untuk mencari makanan.
  • Untuk melarikan diri dari musuh dan predator.
  • Untuk pindah ke lingkungan yang menguntungkan.
  • Untuk bereproduksi.


Organ Gerak Pada Hewan

Organ Gerak pada Hewan Bersel Satu

Amuba bergerak dengan mengeluarkan kaki semu-nya yang disebut pseudopodia. Pseudopodia memindahkan posisi mereka sesekali, dan menghasilkan perpidahan tempat. Jenis penggerakan ini dikenal sebagai amoeboid. Perhatikan bagaimana amoeba bergerak, pad video di bawah ini!



Paramecium memiliki ratusan rambut halus yang disebut silia. Silia bergerak bersama seperti dayung perahu.



Pada hewan bersel satu lain, yakni Euglena ditemukan satu rambut cambuk yang disebut flagel. Gerakan terjadi dengan gerak seperti mencambuk pada flagel.



Organ Gerak Pada Hewan Multiseluler



Video di atas menunjukkan gerakan pada hewan multiseluler sederhana, yaitu Hydra. Pada salah satu ujung tubuh Hydra terdapat mulut. Mulut tersebut dikelilingi oleh sejumlah tentakel. Hydra menggunakan tentakelnya untuk "berjalan" seperti yang ditunjukkan pada video. Gerakan tersebut disebabkan oleh kontraksi dan relaksasi sel-sel tubuh, sedangkan gerak berpindah tempat disebabkan oleh gerakan bergelung dan menjentik, seperti pada ulat kilan/ ulat jengkal.


Organ Gerak Pada Serangga

Serangga termasuk hewan avertebrata (juga disebut invertebrata). Gerakan pada serangga tidak melibatkan rangka seperti pada manusia atau hewan vertebrata). Kebanyakan serangga, biasanya memiliki dua pasang sayap dan tiga pasang kali. Kedua organ tersebut lah yang membantu serangga dalam penggerak. Kaki serangga digunakan untuk berjalan, melompat, memanjat, bertarung, juga memegang makanan. Serangga bersayap, menggunakan sayap mereka untuk terbang dan berpindah tempat dengan cepat.



Video di atas menunjukkan gerakan serangga saat terbang. Saksikan juga bagaimana gerakan serangga lain dalam video di bawah ini:





Organ Gerak pada Ikan

Ikan memiliki sirip dan ekor di tubuhnya. Kedua organ itulah yang membantu dalam berenang di air. Beberapa ikan, seperti ikan katak, menggunakan sirip mereka untuk "berjalan" di dasar laut.



Organ Gerak pada Katak

Pada katak, tungkai belakang dengan kaki berselaput membantu hewan tersebut dalam bergerak. Kaki belakang mereka yang panjang, mampu mendorong dengan kuat, sehingga memungkinkan katak untuk melompat. Selaput yang ada pada kaki, sangat berguna saat katak berenang di dalam air. 



Organ Gerak pada Ular

Ular bergerak dengan cara merayap di permukaan tanah. Organ gerak ular berupa rangka dalam yang didukung otot perut. Saat bergerak tubuh ular akan meliuk ke kanan dan ke kiri, karena gerakan otot perut tersebut. Tubuh ular yang ditutupi dengan sisik yang juga membantu mereka dalam bergerak, karena meningkatkan gaya gesek, sehingga ular dapat mengatur gerakan tubuhnya dengan baik.



Organ Gerak pada Burung

Burung menggunakan otot dada yang kuat untuk mendorong atau menarik sayapnya. Sayap membantu dalam terbang. Pada burung air, terdapat kaki berselaput, yang membantu mereka berenang.

Hewan vertebrata (ikan, katak, kadal, burung dan mamalia), memiliki kerangka keras yang disebut endoskeleton di dalam tubuhnya. Endoskeleton terdiri dari tulang dan tulang rawan. Selain itu, ada otot, dan ini melekat pada tulang. Otot menarik tulang dan membuatnya bergerak.


Organ Gerak pada Kadal

Organ gerak kadal berupa kaki dan ekor. Kaki digunakan untuk berjalan, atau berlari, sedangkan ekor berguna untuk menjaga keseimbangan saat memanjat pohon.


Organ Gerak pada Mamalia

Kambing, Mamalia, seperti harimau dan gajah, menggunakan kaki belakang dan kaki depan untuk bergerak. Hewan sejenis kera, menggunakan lengan mereka untuk memanjat, berayun dari pohon ke pohon, dan meraih makanan, Sementara mamalia air seperti paus dan lumba-lumba bergerak dengan alat gerak yang menyerupai ikan, yakni berupa sirip.


Referensi:

https://www.practically.com/studymaterial/blog/docs/class-6th/biology/body-movementsa/

Soal PTS Tema 1 kelas 5

Soal PTS Tema 1 kelas 5
Soal PTS Tema 1 kelas 5



Soal PTS Tema 1 kelas 5


Bagaimana Tubuh Kita Mencerna Makanan?

Pernahkah kamu berfikir, apa yang terjadi pada makanan yang kamu makan setelah kamu telan dan melewati kerongkongan?

Pernahkah jugakah kamu berfikir, bagaimana kamu bisa memiliki energi untuk berlari, bermain bola, bermain lompat tali atau permainan lainnya?

Atau, mengapa tubuh kita terasa berbeda saat berpuasa? Mengapa kita merasa lebih lemas?

Jawaban untuk ketiga pertanyaan di atas, berhubungan dengan organ pencernaan kita. Kita mendapatkan energi untuk melakukan berbagai kativitas dari makanan. Itulah mengapa saat berpuasa kita merasa agak lemas. Organ pencernaan kita bekerja sepanjang hari untuk memproses makanan, agar dapat diubah menjadi energi, membentuk tubuh, dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, bahkan saat kita tidur. Meskipun kita sedikit lemas saat berpuasa, namun berpuasa juga terbukti baik untuk kesehatan organ pencernaan kita. Berpuasa artinya memberi kesempatan pada organ pencernaan kita untuk beristirahat, sehingga lebih sehat dari sebelumnya.

Apakah kalian ingin tahu, proses apa yang terjadi pada makanan di dalam sistem pencernaan makanan di tubuh kita?

Bagaimana Tubuh Kita Mencerna Makanan?
Bagaimana Tubuh Kita Mencerna Makanan?

Coba perhatikan gambar di atas. Gambar di atas merupakan gambar organ pencernaan kita. Baca sampai selesai, untuk mengetahui bagaimana tubuh kita memproses makanan!


Mulut, Tempat Semuanya Bermula 

Sistem pencernaan kita mulai bekerja bahkan sebelum Kamu memulai gigitan pertama saat Kita makan. Dan sistem pencernaan di dalam tubuhmu sibuk bekerja pada saat kamu makan hingga beberapa jam berikutnya - atau kadang-kadang bahkan bisa hingga berhari-hari, tergantung pada apa yang Kamu makan. Proses tersebut, yang disebut proses pencernaan, memungkinkan tubuhmu mendapatkan nutrisi dan energi yang dibutuhkan dari makanan yang Kamu makan.
Jadi mari kita cari tahu apa yang terjadi pada nasi, jeruk, dan susu yang kita konsumsi.

Bahkan sebelum Kamu makan, ketika Kamu mencium aroma makanan yang enak, melihatnya, atau memikirkannya, pencernaan dimulai. Air liur, atau ludah, mulai terbentuk di mulutmu.

Saat Kamu makan, air liur juga turut memecah bahan kimia dalam makanan, yang membantu membuat makanan menjadi lebih lembek dan mudah ditelan. Sementara itu gigi-gigmu berkerja memotong, merobek, dan menggilas makanan, sehingga ukuirannya menjadi lebih kecil, hingga cukup halus untuk ditelan, sementara itu lidahmu membantu, mendorong makanan saat kamu mengunyah dengan gigi. Saat Kamu siap untuk menelan, lidah mendorong makanan yang sudah dihaluskan (disebut bolus) ke bagian belakang mulut, kemudian ke tenggorokanmu, bagian kedua dari saluran pencernaan.


Kerongkongan, Si Pipa Fleksibel

Kerongkongan atau esofagus bentuknya seperti pipa yang panjangnya sekitar 10 inci (25 sentimeter). Organ tersebut memindahkan makanan dari bagian belakang tenggorokanmu ke lambungmu. Coba, rabalah lehermu saat menelan makanan atau ludah, kamu akan merasakan ada yang bergerak di lehermu. Itu adalah gerakan memijat yang dilakukan kerongkongan untuk mendorong makanan atau minuman. Gerakan tersebut disebut gerak peristaltik.

Selain kerongkongan, di lehermu juga ada pipa lain, yakni tenggorokanmu. Tenggorokan merupakan saluran memungkinkan udara masuk dan keluar dari tubuh kita. Saat Kamu menelan bola kecil  makanan(bolus) atau cairan, penutup khusus yang disebut epiglotis akan menutup lubang tenggorokan mu untuk memastikan makanan masuk ke kerongkongan dan bukan ke tenggorokan.

Jika kamu pernah meminum sesuatu dengan terburu-buru atau sambil bicara, mungkin kamu akan mulai tersedak, kemudian batuk, dan mendengar seseorang mengatakan bahwa Kamu sudah "salah telan", maksud orang tersebut adalah bahwa makanan atau minuman itu tidak sengaja masuk ke tenggorokanmu. Ini terjadi ketika epiglotis tidak memiliki cukup waktu untuk menutup, dan Kamu batuk secara reflek (tanpa memikirkannya) untuk membersihkan tenggorokanmu.

Begitu makanan masuk ke kerongkongan, makanan tidak langsung masuk ke lambungmu begitu saja, akan tetapi, otot-otot di dinding kerongkongan bergerak dengan cara bergelombang untuk perlahan-lahan memeras makanan melalui kerongkongan (gerak peristaltik). Ini membutuhkan waktu sekitar 2 atau 3 detik.


Lambung, Si Kantung Mixer

Lambungmu, yang berada pada ujung kerongkongan, adalah karung elastis berbentuk seperti huruf J. Lambung memiliki tiga pekerjaan penting, yaitu:

  • untuk menyimpan makanan yang telah kamu makan
  • untuk memecah makanan menjadi lebih halus
  • untuk perlahan-lahan mendorong makanan yang sudah dihaluskan itu ke dalam usus halus

Lambung bekerja seperti mixer, mengaduk dan menghaluskan  semua bola kecil makanan(bolus) yang turun dari kerongkongan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan lebih kecil. Ini dilakukan dengan bantuan otot-otot kuat di dinding lambung dan cairan lambung yang berasal dari dinding lambung. Selain memecah makanan, getah lambung juga membantu membunuh bakteri yang mungkin ada dalam makanan yang dimakan.

Cairan lambung mengandung enzim pepsin, renin, dan lipase juga asam lambung (HCl). Pepsin merupakan enzim yang berfungsi memecah protein menjadi asam aminoSedangkan lipase adalah enzim yang memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Enzim yang lain, yaitu renin berguna untuk mengendapkan protein susu menjadi kasein. Sedangkan Asam klorida berfungsi memecah protein dan melawan virus atau bakteri yang masuk bersama makanan. Selain itu, asam klorida juga berfungsi mengubah pepsinogen menjadi pepsin. 

Usus Halus, Si Penyerap Nutrisi

Usus halus adalah tabung panjang dengan diameter sekitar 3,5 sampai 5 cm, yang berada di perut Kita. Tahukah kamu? Usus halus pada orang dewasa, panjangnya sekitar 22 kaki (6,7 meter) lho! Usus halus terdiri atas 3 bagian, yakni duodenum (usus 12 jari), jejunum(usus kosong, dan ileum(usus penyerapan). 

Usus halus mencerna makanan lebih lanjut, hingga tubuh Kita dapat menyerap semua vitamin, mineral, protein, karbohidrat,lemak serta zat gizi lainnya. Usus halus dapat mengekstrak sari-sari makanan dengan sedikit bantuan dari tiga temannya, yakni: pankreas, hati, dan kantong empedu.

Organ-organ itu mengirimkan cairan/ enzim yang berbeda ke bagian pertama dari usus halus. Enzim tersebut membantu mencerna makanan dan memungkinkan tubuh menyerap nutrisi. Pankreas membuat enzim yang membantu tubuh mencerna lemak dan protein. Enzim dari hati yang disebut getah empedu membantu menyerap lemak ke dalam aliran darah. Dan kantong empedu berfungsi sebagai gudang getah empedu, menyimpannya sampai tubuh membutuhkannya.

Makanan kita bertahan selama sekitar 4 jam di usus halus dan akan menjadi campuran yang sangat encer dan berair. Proses ini menghabiskan waktu cukup lama karena, di akhir perjalanan, nutrisi dari makanan diserap, hingga dapat berpindah dari usus ke dalam darah. Begitu berada di dalam darah, tubuh kita dapat segera mendapatkan manfaat dari karbohidrat kompleks dalam nasi, vitamin C dalam jeruk, protein dalam ikan, dan kalsium dalam susu yang kita minum.

Perberhentian berikutnya sari-sari makanan adalah hati, sedangkan perjalanan dari sisa-sisa makanan (bagian dari makanan yang tidak dapat digunakan tubuh) berlanjut ke usus besar atau kolon.

Cintai Hatimu!

Darah yang kaya nutrisi akan langsung ke hati untuk diproses. Hati menyaring zat atau toxin berbahaya. Hati bahkan membantu menentukan berapa banyak nutrisi yang akan dikirim ke seluruh tubuh, dan berapa banyak yang akan berada dalam penyimpanan. Misalnya, hati menyimpan vitamin dan jenis gula tertentu yang digunakan tubuh kita untuk energi.

Usus Besar, Terminal Terakhir

Ukuran usus besar lebih besar daripada usus halus dan merupakan perhentian terakhir pada saluran pencernaan kita. Dalam usus besar, terdapat bakteri yang membantu membusukkan sisa makanan, sehingga lebih mudah dikeluarkan. Selain pembusukan sisa makanan, di usus besar juga terjadi penyerapan sisa mineral dan kelebihan air. 

Usus besar memiliki tabung kecil dengan ujung tertutup yang disebut apendiks atau usus buntu. Usus buntu merupakan bagian dari saluran pencernaan, yang hingga saat ini belum diketahui fungsinya, meskipun dapat menyebabkan masalah besar karena kadang-kadang terinfeksi dan perlu diangkat.


Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, setelah sebagian besar nutrisi dikeluarkan dari campuran makanan, ada sisa sisa makanan yang tidak dapat digunakan oleh tubuh. Sisa makanan ini tentu harus dikeluarkan dari tubuh. Bisakah kamu menebak melalui apa sisa makanan tersebut dikeluarkan?


Anus, Pintu Pembuangan

Sebelum keluar, sisa-sisa makanan melewati usus besar, di mana tubuh mendapat kesempatan terakhir untuk menyerap air dan beberapa mineral ke dalam darah. Saat air dipisahkan dari limbah (kotoran/ tinja) tubuh kita, ampas yang tersisa menjadi semakin keras dan semakin padat.

Usus besar mendorong kotoran ke dalam rektum, bagian terakhir pada saluran pencernaan. Limbah padat tetap disimpan di bagian tersebut sampai kita siap untuk pergi ke toilet. Ketika kamu pergi ke toilet, kamu membuang limbah padat ini dengan mendorongnya melalui anus.

Organ Pencernaan Manuasi terdiri atas:

1. Mulut

2. Kerongkongan

3. Lambung

4. Usus Halus

5. Usus Besar

6. Anus  


Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan 

Kita dapat membantu sistem pencernaan kita agar dapat bekerja dengan baik dengan minum air putih dan makan makanan sehat yang mencakup makanan kaya serat. Makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, memudahkan kotoran melewati sistem pencernaan kita. Sistem pencernaan adalah bagian yang cukup penting dari tubuh kita. Tanpa itu, kita tidak bisa mendapatkan nutrisi yang kita butuhkan untuk tumbuh dengan baik dan tetap sehat. Sangat pentingg untuk menjaga kesehatan oragan-organ pentingtersebut.


Referensi:

  • https://kidshealth.org/en/kids/digestive-system.html
  • https://www.alodokter.com/peran-enzim-di-lambung-dalam-proses-pencernaan-makanan#:~:text=Enzim%20di%20lambung%20berfungsi%20untuk,%2C%20pankreas%2C%20dan%20usus%20halus.
  • https://www.alodokter.com/ketahui-macam-macam-enzim-pencernaan-dan-fungsinya-di-sini

Gambar Ilustrasi Ragam Contoh dan Cara Membuatnya

Gambar Ilustrasi, Ragam. Contoh dan Cara Membuatnya
Gambar Ilustrasi, Ragam. Contoh dan Cara Membuatnya


Saat membaca buku atau sebuah laman di Internet,  tentu kalian sering melihat gambar-gambar di samping teks yang kalian baca, seperti pada gambar di atas. Gambar-gambar semacam itu disebut gambar ilustrasi. Gambar ilustrasi adalah gambar yang mendukung isi sebuah bacaan atau teks. Tujuan gambar ilustrasi adalah untuk menerangkan, dan memperjelas isi teks bacaan, sekaligus memperindah tampilan buku atau bacaan sehingga lebih menarik  untuk dibaca. Gambar yang digunakan sebagai ilustrasi ada yang berupa foto dan ada pula yang berupa gambar tangan. Penggunaan jenis gambar ilustrasi, disesuaikan dengan kebutuhan dan isi teks atau bacaan

Objek gambar ilustrasi dapat berupa gambar manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan serta benda-benda yang ada di sekitar kita. Pemilihan objek gambar tersebut harus disesuaikan dengan isi bacaan. 


Gambar di atas merupakan salah satu contoh gambar ilustrasi untuk cerita fabel - Fabel adalah teks fiksi cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang, Dalam fabel binatang digambarkan dapat berbicara dan berpikir seperti manusia, sebagai sarana pendidikan moral dan budi pekerti- Dalam cerita "Gagak Sang Pembohong" tokohnya berupa gagak, jadi gambar ilustrasi yang dipilih adalah foto burung gagak.


Gambar di atas juga merupakan contoh gambar ilustrasi, yang terdapat pada cover atau sampul buku. Gambar yang tepat dan menarik pada sampul buku tentu akan membuat orang tertarik untuk membaca buku tersebut. 

Gambar ilustrasi memang sangat beragam. Beberapa jenis gambar ilustrasi adalah: komik, cerita bergambar (cergam), pamflet, kartun, cover, dan karikatur. Tahukah kamu perbedaan ragam gambar-gambar tersebut?

1. Komik
Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak dan disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Teks dalam komik berfungsi untuk menjelaskan, melengkapi, dan memperdalam penyampaian gambar secara keseluruhan. Teks atau kata-kata biasanya disajikan dalam gelembung-gelembung yang diserasikan dengan gambar.
Contoh Komik



2. Cerita Bergambar (Cergam)
Menurut KBBI daring, Cergam adalah cerita-cerita berupa gambar dengan penyajian teks jalannya cerita di dalam atau di bawahnya.
Contoh cerita bergambar



3. Pamflet 
Menurut Wikipedia, pamflet adalah tulisan yang dapat disertai dengan gambar atau tidak, yang dicantumkan pada selembar kertas di satu sisi atau kedua sisinya, tanpa penyampulan maupun penjilidan, lalu dilipat atau dipotong setengah, sepertiga, atau bahkan seperempatnya, sehingga terlihat lebih kecil.
Contoh pamflet


4. Kartun
Kartun merupakan gambar yang berisikan humor dan berfungsi untuk menghibur.
Contoh kartu ucapan dengan dengan ilustrasi kartun



5. Karikatur
Karikatur merupakan gambar yang melebih-lebihkan atau mengubah dari objek aslinya. Gambar dengan jenis karikatur menyajikan objek dengan karakter yang lucu dan aneh. Biasanya gambar karikatur mengandung kritikan dan sindiran.
Contoh karikatur



6. Cover 
Cover atau sampul merupakan bagian terluar dari sebuah buku. Sampul buku terdiri atas dua sisi, yaitu sisi bagian depan dan belakang. Kedua sisi tersebut saling mendukung dan melengkapi serta menguatkan isi dari buku.
Contoh cover buku




Langkah-langkah membuat gambar ilustrasi adalah sebagai berikut:

1. Menentukan gagasan

Gagasan untuk gambar ilustrasi tentu harus bersumber dari bacaan. Setelah menentukan gagasan, kita dapat menentukan adegan apa yang akan digambar, siapa saja tokohnya, bagaimana suasananya, serta media apa yang akan digunakan.


2. Membuat sketsa

Sketsa adalah rancangan gambar yang dibuat sesuai dengan gagasan. Sketsa gambar biasanya dibuat dengan pensil, sehingga nantinya dapat dihapus jika salah atau sudah tidak dibutuhkan. Saat membuat sketsa kita harus berhati-hati. Penting untuk memperhatikan bagaimana tata letak dan ukuran objek yang akan digambar.


3. Melakukan pewarnaan

Setelah sketsa selesai dibuat, kamu dapat mewarnainya gambar tersebut. Pewarnaan dapat dilakukan dengan memberi warna sesuai dengan aslinya, atau berdasarkan imajinasi sendiri.


Soal PAS Bahasa Jawa Kelas 5 Semester 1

 

Soal PAS Bahasa Jawa Kelas 5 Semester 1
Soal PAS Bahasa Jawa Kelas 5 Semester 1