This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Percobaan. Show all posts
Showing posts with label Percobaan. Show all posts

Mengenal dan Membedakan Zat Tunggal dan Campuran



Kelas           : V (lima)
Semester     : 2/ genap
Tema           : 9. Benda-Benda di Sekitar Kita
Subtema      : 1. Benda Tunggal dan Campuran
KD              :
3.9 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya (zat tunggal dan campuran).
===================================
Pada materi Iklan dan Unsur-unsurnya, kita sudah belajar bersama mengenai pengertian dan unsur-unsur iklan melalui contoh iklan mesin cuci dan minyak pelumas kendaraan bermotor. 
Kedua benda yang ada dalam contoh iklan merupakan beberapa contoh materi. Apa itu materi? Dalam Ilmu Pengetahuan Alam(IPA), materi adalah semua benda yang menempati ruang dan memiliki massa. Berdasarkan zat penyusunnya, materi dikelompokkan menjadi zat tunggal dan zat campuran.
Zat tunggal adalah zat yang tersusun atas satu jenis materi saja. Contoh zat tunggal adalah air murni/air suling, garam murni, gula pasir, dan emas murni (emas 24 karat).
Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis.
Bagaimana dengan minyak pelumas yang ada dalam contoh iklan?
Minyak pelumas merupakan salah satu contoh materi yang termasuk zat campuran. Pelumas dibuat dari campuran minyak dasar (base oil) dan beberapa zat tambahan lainnya. 
Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal. 
Campuran masih dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen adalah campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan. Contoh campuran homogen adalah air garam, sirop, udara, perunggu, dan kuningan. Ketika kita mencampur air dengan garam. Kita tidak dapat lagi melihat adanya garam dalm air. Hanya saja, air menjadi terasa asin bila kita cicipi. Campuran tersebut merupakan salah satu contoh nyata campuran homogen. 
Berbeda dengan campuran homogen, pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan. Contoh campuran heterogen adalah campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir. Pada ketiga campuran tersebut, kita masih dapat melihat/ membedakan zat penyusunnya. Pada campuran air dengan kopi, kita dapat melihat dengan jelas ampas kopi, begitu pula pada campuran air dengan tepung dan air dengan pasir. 
Kalian dapat melakukan percobaan sederhana, untuk membedakan zat tunggal, campuran homogen dan campuran heterogen. Ikuti langkah-langkah di bawah ini
Membedakan Zat Tunggal dan Campuran

Langkah kerja:
1. Siapkan lima macam benda seperti kapur tulis, air garam, gula pasir,
minuman kopi tumbuk, dan kawat tembaga.
2. Amati zat penyusun kelima benda tersebut.
3. Tuliskan hasil pengamatanmu dalam tabel seperti pada buku siswa hal. 9

Jika kalian belum memahami langkah-langkah percobaan. Saksikan video berikut!



Bggaimana? Asyik bukan?
Nah, untuk menambah pengetahuan kalian tentang materi kali ini, saksikan juga video di bawah ini!


Referensi
Benda-Benda di Sekitar Kita/Buku Siswa -- Edisi Revisi Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017

Benda-Benda di Sekitar Kita : buku guru / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
Aditya Maulana.Mengenal Bahan Dasar untuk Membuat Oli.  https://nasional.kompas.com/read/2015/09/10/173620730/Mengenal.Bahan.Dasar.untuk.Membuat.Oli.

Percobaan Membuat Simulasi Alat Pengukur Curah Hujan

Sebelumnya, pada artikel berjudul "Memahami Tahapan Siklus Air" kita sudah membahas tentang proses terjadinya hujan. Perlu kalian ketahui, bahwa hujan yang turun di suatu tempat dengan tempat lainnya tidak sama. Jumlah air hujan yang turun pada daerah tertentu dalam waktu tertentu disebut curah hujan. Curah Hujan atau presipitasi juga dapat diartikan sebagai jumlah air hujan yang terkumpul di tempat datar yang tidak mengalir, tidak menguap, dan tidak meresap setelah hujan turun.
Untuk mengukur curah hujan di suatu tempat, digunakan alat yang dinamakan penakar hujan  atau rain gauge. Penakar hujan terdiri dari corong dan tabung penampung. Satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya curah hujan di suatu tempat adalah skala milimeter (mm) atau sentimeter (cm).
Kita juga dapat membuat alat sederhana yang cara kerjanya menyerupai penakar hujan. Cukup menggunakan peralatan sederhana yang tersedia di rumah. Kita dapat lebih memahami bagaimana alat penakar hujan bekerja. Yuk kita coba!

Alat dan Bahan:
  • mangkuk besar
  • cangkir
  • plastik transparan
  • tali/karet untuk mengikat
  • air
Curah Hujan
Percobaan Curah Hujan

Langkah-Langkah:
  • Ambil mangkuk kaca besar dan isi ¼ mangkuk dengan air. 
  • Tempatkan cangkir kosong di tengah mangkuk, berhati-hatilah untuk tidak memercikkan air, dan pastikan tingkat air kurang dari ketinggian cangkir.
  • Sekarang, tutup mangkuk dengan plastik menempel, dan amankan plastik penutup dengan menggunakan karet gelang, tali, atau selotip. 
  • Simpan mangkuk itu di bawah matahari. Segera air dalam mangkuk akan mulai menguap dan terkondensasi pada permukaan plastik melekat.
  • Dengan hati-hati pindahkan mangkuk ke tempat teduh tanpa memercikkan air, dan saksikan tetesan kental jatuh. Setelah beberapa jam lepaskan plastik, dan lihat ke dalam cangkir untuk melihat air yang terkumpul!
Referensi:
  • https://www.ilmudasar.com/2017/07/Pengertian-Pengukuran-dan-Proses-Terjadinya-Curah-Hujan-adalah.html
  • https://sciencestruck.com/water-cycle-for-kids

Percobaan Sederhana untuk Membuktikan Siklus Air

Kita dapat melakukan beberapa percobaan untuk membuktikan peristiwa daur air. Dengan percobaan-percobaan sederhana di bawah ini, pasti mempelajari daur air menjadi lebih asyik dan menyenangkan. Berikut ini salah satu percobaan seru yang dapat kamu coba. Percobaan ini bisa disebut Percobaan Siklus Air Mini. Percobaan ini dapat menunjukkan kepadamu bagaimana siklus air terjadi di alam.


Percobaan Siklus Air Mini 
Percobaan Siklus Air Mini
Percobaan Siklus Air Mini 

Alat dan Bahan
  1. wadah/nampan yang agak besar memiliki tutup transparan
    wadah pajangan kue mungkin adalah salah satu alat yang cocok, karena biasanya memiliki tutup tranparan atau kamu dapat menggunakan nampan biasa, yang dimasukkan ke dalam kantong plastik tranparan yang cukup besar. Bila kamu menggunakan nampan biasa, kamu akan membutuhkan penyangga agar plastik penutup tidak menempel pada nampan.
  2. mangkuk plastik kecil
  3. sedikit tanah
  4. lumut
  5. air
  6. kerikil 
Langkah-langkah:
  • Ambil wadah plastik bening . Di dasar wadah, sebarkan tanah dan semprotkan air untuk membuatnya lembab. Kemudian letakkkan lumut di atasnya. 
  • Sekarang, ambil mangkuk kecil dan isi setengahnya dengan air dan letakkan di tengah wadah, dan sebarkan beberapa kerikil di sekitar, agar posisi wadah air lebih stabil.
  • Sekarang, kamu telah menciptakan lingkungan seperti Bumi. Tutup wadah dengan hati-hati, dan tinggalkan wadah di bawah sinar matahari. 
  • Tak lama kemudian, kamu akan dapat mengamati siklus air mini.
  • Air dari tanah, lumut, dan mangkuk akan menguap karena panas matahari, mengembun di atas atap wadah, dan setelah tetesan menjadi besar, mereka akan jatuh kembali. 
Menyenangkan, bukan?