This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Mendesain Kerangka Pembelajaran sesuai dengan Pemikiran KHD

Mendesain Kerangka Pembelajaran sesuai dengan Pemikiran KHD
Mendesain Kerangka Pembelajaran sesuai dengan Pemikiran KHD


Beberapa pemikiran KHD yang saya lihat antara lain adalah bahwa tujuan pendidikan bukan hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi pembudayaan/ caracter building , dimana syaraf paling penting untuk pendidikan karakter adalah wirama, Wirama yaitu sifat tertib serta hidupnya laku yang indah sehingga dapat memberi rasa senang dan bahagi. Implikasi pemikiran tersebut adalah perlunya kegiatan pembiasaan dalam penanaman karakter positif pada anak.

Pandangan lain dari KHD adalah bahwa pengajaran rakyat harus mendidik ke arah kekeluargaan, yaitu merasa bersama-sama hidup, bersama-sama susah dan senang, bersama-sama tangung jawab mulai dari lingkungan yang paling kecil, yaitu keluarga. Jangan sampai di sistem sekolah umum sekolah menjauhkan anak dari alam keluarganya dan alam rakyatnya, sehingga pembelajaran yang sesuai adalah pembelajaran kolaboratif. Melalui aktivitas kelompok siswa dapat belajar dan membiasakan diri menjadi bagian dari kelompok dan bersama-sama susah dan senang, bersama-sama tangung jawab.

Menuntun KHD pengajaran juga harus memperhatikan kodrat alam, sehingga pembelajaran haruslah kontekstual, berakar dari budaya/kebiasaan di lingkungan siswa, juga diupayakan agar mengasah bakat siswa. Selain kodrat alam, menurut KHD, pembelajaran juga perlu memperhatikan kodrat zaman, yakni mempertimbangkan perkembangan zaman, dan tantangan masa depan anak . Selain itu, KHD menghimbau agar guru menghamba pada anak dalam mengajar, dalam konteks tersebut pembelajaran haruslah berpusat pada anak, dimana siswa aktif mengkontruksi

Salah satu pemikiran positif yang akan diterapkan di kelas/sekolah adalah pembelajaran yang berpusat pada anak. Salah satu contohnya adalah pembelajaran berbasis proyek dimana selain berpusat pada anak, melalui pembelajarn berbasis proyek, dapat dikembangkan berbagai kecakapan seperti HOTS, pemanfaatan teknologi, pembelajaran kolaboratif. Melalui PBL bisa dipilih proyek-proyek yang berakar dari budaya lokal, yang disesuaikan dengan bakat siswa. Agar sesuai dengan minat siswa, PBL juga cukup fleksible. Pada prakteknya dapat didesain agar produk yang dihasilkan dalam PBL dapat bervariasi, tergantung minat dan kecenderungan masing-masing kelompok siswa. Itulah beberapa pemikiran KHD  yang dapat enjadi pertimbangan dalam mendesain kerangka pembelajaran.

Salah satu tantangan yang mungkin terjadi dalam penerapan pembelajaran sebagaimana diuraikan di atas adalah merubah mindset siswa. Jika pembelajaran yang berpusat khususnya PBL pada anak adalah hal yang baru bagi mereka, mungkin pada awalnya mereka akan kebingungan, sehingga diperlukan intervensi guru dalam menyelesaiakn masalah-masalah yang mungkin timbul selama proses pembelajaran. Kurangnya kecakapan guru dalam mengelola kelas dalam pembelajaran PBL juga bisa menjadi kendala tersendiri, untuk itu guru perlu terus memperkauya pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola kelas.