Pentingnya Hutan di Pegunungan bagi Kehidupan

Pentingnya hutan di pegunungan bagi kehidupan
Jalan di sisi pegunungan yang longsor

Hutan sangat penting bagi seluruh makhluk, termasuk manusia. Dalam hutan tidak hanya ada tumbuhan atau pepohonan, tapi juga tanah, dan aneka binatang yang saling membentuk ekosistem hutan. Jika salah satu komponen hutan rusak, maka akan menimnulkan dampak bagi komponen yang lainnya. Kelestarian hutan perlu dijaga agar kita dapat terus mendapatkan manfaat dari keberadaan hutan.

Apa saja peranan hutan bagi kehidupan manusia dan lingkungannya?
Berikut adalah fungsi hutan:
  1. Sebagai penyedia oksigen
    Hutan dipenuhi dengan tumbuhan. Tumbuhan melalui proses fotosintesis dapat merubah karbondioksida sisa pernapasan menjadi oksigen yang dibutuhkan hewan dan manusia untuk bernapas. Karena dapat mengurangi kandungan karbon dioksida di udara,  hutan dapat mengurangi efekrumah kaca di bumi. Oleh karena itulah, dahulu Indonesia disebut sebagai sebagai paru-paru dunia (yang diperlukan untuk bernapas) karena hutan hujan tropis di Indonesia sangat luas dan lebat.  Sayang sekali saat ini luas hutan di negara kita semakin berkurang karena eksploitasi yang berlebihan.
  2. Habitat hewan dan tumbuhan
    Hutan merupakan tempat tinggal dan hidup dari berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Perusakan hutan dapat menyebabkan punahnya penghuni hutan.
  3. Menyimpan cadangan air tanah
    Tumbuhan dalam hutan membantu lebih banyak air hujan yang dapat terserap ke dalam tanah, sehingga tidak mengalir langsung ke sungai. Air yang terserap ke dalam tanah akan tersimpan dan muncul kembali di permukaan tanah yang lebih rendah sebagai mata air, yang dapat dimanfaatkan makhluk hidup lainnya. Dengan demikian hutan menjadi modulator hidrologika yaitu komponen lingkungan yang membantu menyimpan cadangan air tanah. 
  4. Mencegah erosi, banjir dan tanah longsor
    Tanpa adanya hutan, maka air hujan akan mengalir langsung ke sungai dan mengikis tanah. Pengikisan lapisan tanah disebut erosi. Erosi, akan menyebabkan pendangkalan sungai, karena tanah yang terbawa air hujan akan mengendap di sungai. Sungai yang dipenuhi tanah hanya dapat menampung sedikit air, sehingga saat hujan besar, air sungai akan meluap dan membanjiri daerah sekitar sungai. Selain menyebabkan banjir, di daerah pegunungan yang hutannya gundul dapat terjadi bencana tanah longsor, karena tanah tidak ditahan oleh akar-akar tanaman. Bagaimana akar tanaman dapat menahan tanah dari erosi, dapat kalian lihat pada video di bawah ini. Saksikan dan coba lakukan percobaan tersebut ya!
Percobaan Erosi Tanah

Bagaimana pendapat kalian setelah menyaksikan video tadi? Apakah kalian semakin menyadari pentingnya menjaga kelestarian hutan? Untuk memberi gambaran lebih kepada kalian, apa yang akan terjadi jika hutan tidak dijaga, coba saksikan video di bawah ini!

Badu Dari Wanabalu dalam Banjir & Tanah Longsor

Video yang menarik kan?
Mulai sekarang mari kita jaga lingkungan sekitar kita, agar manfaatnya dapat terus kita nikmati. Meskipun hutan yang rusak dapat di reboisasi (penanaman hutan kembali), namun itu akan membutuhkan waktu hingga puluhan bahkan ratusan tahun agar hutan dapat kembali seperti sedia kala. Jadi lebih baik mencegah daripada memperbaiki bukan?

Referensi:
A"Hutan: Fungsi dan Jenisnya", Penulis : Ari Welianto https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/11/120000369/hutan-fungsi-dan-jenisnya?page=all.

0 Comments: